Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cegah Banjir di Pracimantoro, BPBD Wonogiri Normalisasi Luweng di Sumberagung hingga Kedalaman 5,5 Meter

Iwan Adi Luhung • Selasa, 9 Desember 2025 | 19:28 WIB
Normalisasi luweng di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri menggunakan alat berat.
Normalisasi luweng di Desa Sumberagung, Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri menggunakan alat berat.

RADARSOLO.COM-BPBD Wonogiri bersama sejumlah relawan di Kecamatan Pracimantoro, Wonogiri telah merampungkan normalisasi luweng (lubang penyerapan air karst) di Desa Sumberagung.

Normalisasi ini dilakukan untuk menangani sumbatan yang berpotensi menimbulkan banjir genangan di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama mengatakan, normalisasi dilakukan di Dusun Klepu, Desa Sumberagung, selama dua hari penuh pada Sabtu dan Minggu (6–7/12/2025).

“Kemarin normalisasi itu melibatkan Relawan Prabu (Pracimantoro Bersatu), relawan Desa Sumberagung dan Petirsari juga masyarakat dusun setempat,” ujar Fuad.

Normalisasi ini sangat krusial karena sumbatan luweng akibat penumpukan sedimentasi menyebabkan air hujan tidak bisa tersalurkan secara optimal ke sungai bawah tanah.

Pengerukan Libatkan Alat Berat dan Penguatan Konstruksi

Fuad memaparkan bahwa wilayah tersebut sangat rawan banjir, di mana genangan parah pernah terjadi pada 2017, 2019, dan 2020, membanjiri rumah warga, masjid, dan jalan.

Untuk mempercepat pengerukan material yang menutup mulut luweng, tim gabungan tidak hanya menggunakan tenaga manual tetapi juga menerjunkan eskavator (alat berat).

“Hasil penggalian menemukan kembali mulut luweng pada kedalaman 5,5 meter di bawah permukaan tanah,” kata Fuad.

Setelah mulut luweng ditemukan, tim gabungan segera mengambil langkah penguatan konstruksi dengan memasang buis beton berdiameter 80 sentimeter agar tanah di sekitarnya tidak kembali runtuh. Proses kemudian dilanjutkan dengan pengecoran bibir luweng.

Dengan rampungnya normalisasi ini, fungsi luweng diharapkan bisa kembali optimal, memungkinkan air mengalir lancar ke sungai bawah tanah.

Baca Juga: Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Minta Maaf Usai Umrah di Tengah Bencana, Janji Tak Terulang

"Dengan begitu risiko genangan atau banjir bisa diminimalkan," pungkas Fuad. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#bpbd wonogiri #pracimantoro #Cegah Banjir #Luweng #Normalisasi