Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Inovasi Canting Surga Sabet Juara 1 di Ajang Wonogiri Innovation Awards 2025, Desa Slogoretno Jadi Role Model Nasional  

Iwan Adi Luhung • Sabtu, 20 Desember 2025 | 01:37 WIB

 

Desa Slogoretno menyabet juara 1 di Wonogiri Innovation Award 2025. (Humas Desa Slogoretno)
Desa Slogoretno menyabet juara 1 di Wonogiri Innovation Award 2025. (Humas Desa Slogoretno)

RADARSOLO.COM – Desa Slogoretno berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan mengukuhkan diri sebagai juara 1 kategori Desa/Kelurahan dalam ajang penganugerahan bergengsi Wonogiri Innovation Awards (WIA) 2025.

Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung khidmat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Wonogiri pada Kamis (18/12/2025). Canting Surga menjadi solusi paling efektif dalam penanganan isu kesehatan di tingkat akar rumput.

Canting Surga akronim dari Cegah Stunting Berbasis Unsur Keluarga, sukses mencuri perhatian dewan juri karena pendekatannya yang humanis dan komprehensif.

Berbeda dengan program konvensional, inovasi ini mengintegrasikan tujuh pilar utama yang menyentuh seluruh aspek kehidupan warga. Program ini mencakup sosialisasi kesehatan berbasis keluarga, pendidikan remaja pranikah untuk menekan angka pernikahan dini, pelaksanaan kelas ibu hamil sehat, hingga peningkatan layanan posyandu balita.

Selain itu, aspek pendukung seperti PAUD Holistik Integratif, ketahanan pangan keluarga, dan penyediaan akses air bersih menjadi satu kesatuan yang memastikan pencegahan stunting dilakukan secara menyeluruh dari meja makan hingga lingkungan tempat tinggal.

Kemenangan ini diraih melalui perjalanan panjang dan persaingan ketat yang dimulai sejak Agustus 2025. Slogoretno harus menyisihkan lebih dari 300 inovasi dari desa dan kelurahan lain se-Kabupaten Wonogiri.

Proses seleksi dilakukan secara transparan melalui aplikasi Gerbang Indah Wonogiri milik Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) hingga menyisakan lima nominator terbaik untuk tahap presentasi akhir.

Berdasarkan penilaian juri yang mencakup aspek orisinalitas, keberlanjutan, dan dampak sosial, Desa Slogoretno meraih skor tertinggi dan dinilai mampu membuktikan bahwa masalah kesehatan nasional dapat diselesaikan melalui pemberdayaan keluarga yang intensif.

Kepala Desa Slogoretno Suparmanto menegaskan, trofi tersebut merupakan milik seluruh warga yang telah bersinergi. Prestasi ini sekaligus menjadi pelengkap berbagai capaian gemilang Desa Slogoretno sepanjang 2025, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.

“Kami bersyukur atas capaian ini dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Slogoretno. Ini kado terindah di ujung tahun ini,” ujar Suparmanto.

Melalui kemenangan di WIA 2025, Slogoretno kini memposisikan diri sebagai role model bagi desa-desa lain di Indonesia dalam upaya percepatan penurunan angka stunting berbasis pemberdayaan masyarakat.

Acara penganugerahan yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan kepala OPD ini diharapkan menjadi pemantik kreativitas bagi desa lain di Wonogiri.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri berharap kesuksesan Canting Surga dapat direplikasi di wilayah lain demi kemajuan masyarakat secara luas. Dengan semangat sinergi antara pemerintah desa dan warga, Slogoretno membuktikan bahwa inovasi kreatif adalah kunci utama dalam memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masa depan generasi bangsa. (al/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#stunting #Canting Surga #inovasi #Desa Slogoretno