RADARSOLO.COM-Tim Damkar Satpol PP Boyolali kembali menangani serangan tawon jenis vespa affinis.
Terbaru, Damkar Boyolali mengevakuasi sarang tawon vespa affinis di tiga lokasi berbeda, Rabu (24/12/2025) malam.
Evakuasi maraton dilakukan di Kampung Lele (Kecamatan Sawit), Desa Sambi (Kecamatan Sambi), dan Desa Karanggeneng (Kecamatan Boyolali Kota).
Keberadaan sarang di area permukiman padat penduduk ini dinilai sangat mengancam keselamatan warga.
Operasi Malam Hari demi Keamanan Maksimal
Kabid Damkar Satpol PP Boyolali Supriyono menjelaskan, pemilihan waktu malam hari merupakan prosedur tetap (protap) dalam penanganan tawon vespa.
“Kami sengaja melakukan evakuasi saat malam hari karena seluruh koloni tawon biasanya sudah berkumpul di dalam sarang," terang Supriyono, Kamis (25/12/2025).
"Jika dilakukan saat siang, tawon yang berada di luar sarang bisa menyerang petugas atau warga, bahkan berpotensi membangun sarang baru di lokasi yang sama karena tidak terevakuasi secara bersih,” imbuh dia.
Proses evakuasi dilakukan dengan menutup sarang menggunakan karung secara rapat, kemudian melepaskannya dari rongga atap rumah warga.
Untuk memastikan koloni tidak kembali, sarang tersebut segera dibawa ke tempat aman untuk dimusnahkan dengan cara dibakar.
Musim Hujan, Tawon Vespa Cari Tempat Kering
Baca Juga: Puluhan Tahun Terkendala Akses, Warga Slogo Akhirnya Terbantu Jembatan Baru Polres Sragen
Supriyono menambahkan, tren kemunculan sarang tawon di permukiman meningkat tajam selama musim hujan.
Karakteristik tawon vespa affinis yang mencari tempat kering dan tinggi membuat bagian usuk kayu atap rumah menjadi lokasi favorit mereka.
“Selama musim hujan, tawon akan mencari tempat yang pas untuk berlindung. Atap rumah warga adalah lokasi yang kering dan tinggi. Kami mengimbau warga untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda adanya sarang sekecil apa pun di area rumah, sebelum sarang tersebut membesar dan membahayakan,” bebernya. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono