RADARSOLO.COM - S (41) seorang pria asal Desa Jatisari Kecamatan Jatisrono nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Sebelumnya, korban juga disebut pernah mencoba melakukan percobaan bunuh diri.
Tubuh korban pertama kali diketahui warga yang mendengar tangisan istri korban pada Jumat (26/12/2025) sekira pukul 02.30
Saat itu diketahui korban ditemukan tergantung di pohon jati dengan ketinggian sekira lima meter, menggunakan tali plastik.
Hal tersebut dilaporkan ke pihak-pihak terkait. Jenazah korban kemudian dievakuasi oleh warga bersama pihak kepolisian.
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo melalui Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo mengatakan jajaran Polsek Jatisrono segera meluncur ke lokasi usai mendapatkan laporan.
"Dari hasil pemeriksaan di TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar Anom.
Hasil pemeriksaan medis dari Puskesmas Jatisrono 1 menyatakan korban meninggal dunia akibat gantung diri dan tidak ditemukan unsur penganiayaan.
Menurut dia, pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan visum lanjutan, yang dituangkan dalam pernyataan resmi.
"Infirmasinya, sudah agak lama juga pernah melakukan percobaan bunuh diri dengan menyilet pergelangan tangan. Tapi masih bisa diselamatkan," kata Anom.
Disinggung soal motif korban mengakhiri hidup, Anom mengatakan pihaknya masih menyelidikinya. Sebab, korban dikenal sebagai pribadi yang tertutup.
"Sebelumnya sempat menyampaikan permintaan maaf kepada rekan kerjanya beberapa hari sebelum kejadian. Informasi tersebut telah dicatat sebagai bahan pendukung laporan," beber Anom.
Pihaknya mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi psikologis lingkungan sekitar serta tidak ragu untuk berkoordinasi dengan aparat kepolisian maupun pihak terkait apabila menemukan indikasi masalah sosial atau tekanan mental.(al)
Editor : Nur Pramudito