RADARSOLO.COM - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, resmi ditutup, Rabu (11/3/2026).
Penutupan program sinergi lintas sektoral ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Kepala Staf Kodam (Kasdam) IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma.
Acara seremonial tersebut turut disaksikan oleh Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf Muhammad Arry Yudhistira, Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno, jajaran Forkopimda, Forkopincam, serta ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan warga masyarakat setempat.
Fokus Pemerataan Ekonomi dari Desa
Dalam amanatnya, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M. Andhy Kusuma menyampaikan bahwa TMMD Reguler ke-127 kali ini mengusung tema TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa.
Makna mendalam dari tema tersebut adalah penegasan tentang pentingnya membangun desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.
"Membangun dari desa merupakan strategi pemerintah guna mewujudkan pemerataan ekonomi, sekaligus peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia secara menyeluruh," ujar Kasdam.
Ia berharap, intervensi pembangunan infrastruktur ini dapat menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing di masa mendatang.
Sinergi Pembangunan Fisik dan Nonfisik
Selama masa pelaksanaannya, program TMMD di Desa Kembang tidak hanya berhasil menyasar pembangunan fisik berupa jalan penghubung antardusun, tetapi juga menyentuh aspek nonfisik.
Berbagai kegiatan kemasyarakatan telah dituntaskan, mulai dari kegiatan sosial, penyuluhan, hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga setempat.
Menurut Kasdam, TMMD merupakan program kerja sama yang terpadu dan berkelanjutan antara TNI, kementerian/lembaga nonkementerian, pemerintah daerah, dan kepolisian.
Baca Juga: Aktivis Solo Geruduk DPRD: Soroti Nasib Katering Sekolah hingga Dampak Program Makan Bergizi Gratis
"Ini adalah wujud nyata memadukan program masing-masing instansi guna mewujudkan percepatan pembangunan di daerah," tegasnya.
Usai pelaksanaan upacara penutupan, rombongan Kasdam dan Forkopimda langsung melakukan peninjauan ke sejumlah stan UMKM, posko pengobatan gratis, serta mobil perpustakaan keliling.
Rangkaian acara kemudian diparipurnakan dengan aksi penanaman pohon pelestarian lingkungan di sekitar lapangan dan peresmian secara simbolis jalan desa yang baru saja selesai dibangun. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono