RADARSOLO.COM - Wonogiri kini memasuki musim pancaroba. Wilayah Kota Sukses diprediksi bakal masuk kemarau pada akhir bulan ini.
Saat pancaroba, masyarakat diminta untuk waspada dengan potensi terjadinya angin kencang yang bisa membawa dampak bencana.
Hal itu diungkapkan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Fuad Wahyu Pratama baru-baru ini.
"Prediksinya, curah hujan mulai turun di April. Pada akhir April, sudah masuk musim kemarau," ujar dia.
Baca Juga: Ngadirojo Wonogiri Diterjang Angin Kencang, Pohon Akasia Tumbang Halangi Akses Jalan Utama
Saat ini, imbuh Fuad, Wonogiri masuk di masa pancaroba. Pada peralihan musim seperti saat ini, angin kencang patut diwaspadai oleh masyarakat.
"Ada dinamika atmosfer. Hujan masih ada, yang perlu diwaspadai angin kencang," terang dia.
Biasanya, saat peralihan musim angin bertiup kencang.
Apalagi angin kencang memang kerap kali berdampak di sejumlah wilayah di Kota Sukses. Karena itu langkah antisipasi bisa dilakukan.
"Salah satunya antisipasi pohon tumbang. Untuk pohon yang sekiranya sudah banyak bebannya, bisa dikurangi dahannya. Dipangkasi dahan-dahannya, utamanya di wilayah sekitar pemukiman masyarakat," papar dia.
Mantan Camat Giriwoyo itu menambahkan, saat nantinya memasuki musim kemarau, karhutla juga perlu diwaspadai.
Masyarakat diwanti-wanti untuk tidak membuang putung rokok sembarangan dan juga menunggu api jika melakukan pembakaran sampah. (al)
Editor : Nur Pramudito