RADARSOLO.COM- Korban kecelakaan tragis antara KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur kembali bertambah.
Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45, jumlah korban yang meninggal dunia mencapai 14 orang.
Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Sementara itu, satu korban meninggal akan dimakamkan di Wonogiri.
Berdasarkan informasi, korban adalah Ristuti Kustirahayu (37).
Ristuti merupakan warga kelahiran Wonogiri meski telah berdomisili di Bekasi.
Adapun rumah duka berada di Dusun Pucanganom RT 02 RW 04 Desa Bero, Kecamatan Manyaran.
Jenazah korban hingga siang ini masih dalam perjalanan dan diperkirakan tiba di rumah duka pada Selasa (28/4/2026) sore.
Kabar tersebut diamini oleh Camat Manyaran Toto Tri Mulyarto. "Betul, (jenazah) dalam perjalanan ke Bero. Pukul 11.00 sampai Cikampek informasinya," ujar Toto.
Baca Juga: 588 Calon Jamaah Haji Karanganyar 2026 Didominasi Kalangan Lansia
Diketahui, Ristuti adalah wanita kelahiran manyaran dan kini telah berumah tangga.
"Anaknya 2 orang," ujar camat.
Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Wonogiri Herdian mengatakan, berdasarkan informasi dari Camat Manyaran dan pengecekan yang dilakukan pihaknya, Ristuti merupakan warga asli Manyaran.
"Kalau status kependudukannya di Kabupaten Bekasi. Pengurusan akte kematian di sana," kata dia. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono