RADARSOLO.COM - Seekor sapi kurban milik warga Selogiri terjebak di parit sungai belakang kandang hingga harus dievakuasi petugas gabungan, Selasa (26/5/2026) malam.
Proses penyelamatan berlangsung selama lebih dari tiga jam.
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama menjelaskan, pihaknya menerima laporan sekitar pukul 18.00 terkait sapi milik Margono yang terlepas lalu masuk ke parit di Dusun Nanger RT 06 RW 05 Desa Nambangan, Kecamatan Selogiri.
"Begitu menerima laporan, tim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi bersama unsur gabungan," ujar Fuad.
Proses evakuasi melibatkan personel BPBD Wonogiri, SAR Wonogiri, Damkar Wonogiri, serta warga sekitar.
Petugas menggunakan peralatan tali dan tenaga manual untuk menarik sapi keluar dari parit.
Evakuasi dimulai pukul 19.00 dan baru selesai sekitar pukul 22.30.
Kondisi medan yang sempit dan posisi sapi yang terjebak cukup menyulitkan proses penyelamatan.
"Sapi tersebut dalam kondisi hidup. Namun hewan kurban itu mengalami patah kaki belakang sebelah kiri dan tampak lemas usai dievakuasi," papar dia.
Fuad mengimbau masyarakat agar lebih waspada dalam mengikat maupun mengawasi hewan ternak, terutama menjelang Iduladha saat aktivitas jual beli dan penempatan hewan kurban meningkat.
"Pastikan kandang dan tali pengaman benar-benar kuat agar kejadian serupa tidak terulang," pungkas dia. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com