RADARSOLO.COM - Sebanyak 800 pemuda dari berbagai wilayah di Wonogiri mengikuti Perkemahan Akhir Tahun Cinta Alam Indonesia (Permata CAI) 2026 yang digelar DPD LDII Wonogiri.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didorong menjadi generasi berkarakter, religius, sekaligus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi secara bijak.
Pembukaan Permata CAI dipusatkan di Bumi Perkemahan Samaharjo, Desa Mangunharjo, Kecamatan Jatipurno, Jumat (10/7/2026).
Baca Juga: Polisi Gulung 3 Alap-Alap Curanmor di Wonogiri, Disita Handphone hingga Truk
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno didampingi Wakil Bupati Imron Rizkyarno hadir membuka kegiatan yang digelar serentak di enam lokasi tersebut.
Bupati menegaskan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi merupakan keniscayaan yang tidak dapat dihindari.
Di satu sisi, kemajuan teknologi membawa banyak manfaat. Namun di sisi lain juga berpotensi memunculkan dampak negatif apabila tidak dimanfaatkan secara bijaksana.
"Manfaatkan transformasi teknologi informasi sebaik-baiknya," ujar Setyo kepada ratusan peserta.
Menurutnya, kegiatan Permata CAI selaras dengan upaya pemerintah dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Selain membangun karakter generasi muda, kegiatan tersebut juga menanamkan kecintaan terhadap lingkungan sekaligus memperkuat keimanan, ketakwaan, dan penguasaan ilmu pengetahuan serta teknologi.
Ketua DPD LDII Wonogiri Sutoyo mengatakan, Permata CAI tahun ini diikuti sekitar 800 peserta yang mayoritas merupakan generasi muda.
Kegiatan dibagi ke dalam beberapa sektor agar menjangkau peserta dari seluruh wilayah Wonogiri.
Sektor Selatan yang meliputi Kecamatan Eromoko, Pracimantoro, Wuryantoro, Baturetno dan sekitarnya diikuti sekitar 200 peserta.
Sektor Purwantoro yang mencakup Purwantoro, Kismantoro, Puhpelem, Slogohimo dan wilayah sekitar juga diikuti sekitar 200 peserta.
Sementara Sektor Kota yang meliputi Selogiri, Wonogiri, Ngadirojo, Nguntoronadi, Sidoharjo dan sekitarnya diikuti sekitar 200 peserta.
Baca Juga: Kekeringan Mulai Melanda Lereng Merapi, BPBD Klaten Gelontorkan 1 Juta Liter Air Bersih
Adapun kegiatan di Jatipurno diikuti sekitar 200 peserta dari wilayah setempat. "Antusiasme luar biasa, mencapai 200 peserta," kata dia.
Sutoyo yang juga anggota DPRD Wonogiri itu menjelaskan, Permata CAI digelar sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang berkarakter, religius, profesional, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan.
Selama kegiatan, peserta memperoleh pembekalan mengenai peningkatan iman dan takwa, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, hingga penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Sutoyo berharap ilmu yang diperoleh peserta tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi dapat ditularkan kepada generasi muda lainnya.
Selain itu, para peserta juga diharapkan mampu bersinergi dengan masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan lainnya untuk bersama-sama membangun karakter generasi muda.
Baca Juga: Nguri-nguri Budaya di Alun-alun Kidul Boyolali, Festival Laras Rasa Larang Penggunaan Wadah Plastik
"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin setiap akhir tahun ajaran sekolah," pungkas dia. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono