RADARSOLO.COM - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Wonogiri memperkuat transformasi layanan literasi berbasis digital melalui peluncuran Literasi Gajah Mungkur (LiGaMu).
Inovasi ini merupakan pengembangan sekaligus optimalisasi website Perpustakaan Daerah (Perpusda) Wonogiri (https://perpusda.wonogirikab.go.id) agar masyarakat lebih mudah mengakses berbagai layanan perpustakaan dalam satu platform.
Kepala Disarpus Wonogiri Mawan Tri Hananto mengatakan, LiGaMu tidak lagi sekadar menjadi laman informasi perpustakaan.
Tetapi berkembang menjadi pusat layanan literasi digital yang memudahkan masyarakat memperoleh bahan bacaan sekaligus berpartisipasi menghasilkan karya tulis.
"Melalui LiGaMu kami ingin mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat. Siapa pun bisa mencari koleksi buku, meminjam, hingga memperoleh layanan yang lebih praktis tanpa harus selalu datang ke perpustakaan," ujar Mawan baru-baru ini.
Salah satu layanan unggulan yang dihadirkan adalah peminjaman buku dengan sistem titip ambil.
Setelah melakukan proses peminjaman melalui website, buku dapat diambil dan diantarkan menggunakan jasa ojek online (ojol) sehingga pemustaka lebih mudah meminjam koleksi yang dibutuhkan.
"Jadi bisa tidak datang langsung. Saat proses meminjam nanti dapat kode bukunya. Saat mengembalikan juga sama, bisa lewat ojol. Untuk biayanya sesuai dengan aplikasi ojolnya," terang Mawan.
Tak hanya mempermudah akses membaca, LiGaMu juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas literasi.
Baca Juga: Kembangkan Produk Custom Lewat Rumah BUMN BRI, UMKM Biru Tsabita Kini Berdayakan 33 Pekerja
Warga dapat mengirimkan berbagai karya tulis, mulai dari puisi, cerpen, artikel, esai, hingga bentuk tulisan lainnya melalui platform tersebut.
Menurut Mawan, setiap karya yang masuk akan melalui proses kurasi atau penyuntingan oleh petugas Disarpus.
Karya yang dinilai layak akan dipublikasikan di website LiGaMu sehingga dapat dibaca masyarakat luas.
"Kami ingin website ini tidak hanya menjadi tempat mencari buku, tetapi juga menjadi ruang berekspresi bagi masyarakat. Harapannya akan lahir semakin banyak penulis lokal yang mampu menghasilkan karya berkualitas," beber dia.
Baca Juga: Timnas Perancis Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Didier Deschamps Resmi Tinggalkan Kursi Pelatih
Pihaknya berharap keberadaan LiGaMu mampu meningkatkan budaya baca sekaligus budaya menulis di Wonogiri.
Dengan memanfaatkan teknologi digital, layanan perpustakaan diharapkan semakin mudah dijangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa dibatasi ruang dan waktu.
"Lewat gebrakan ini, kami juga ingin membangun ekosistem literasi yang lebih partisipatif, di mana masyarakat tidak hanya menjadi pembaca, tetapi juga turut berkontribusi menghasilkan karya yang memperkaya khazanah literasi daerah," pungkas Mawan. (al)
Editor : Tri Wahyu Cahyono