RADARSOLO.COM - Upaya untuk menemukan dan menekan kasus penyakit tuberkulosis (TB) terus digencarkan oleh aparat kepolisian.
Di Kecamatan Girimarto, Kabupaten Wonogiri, sebanyak 22 orang warga terindikasi mengalami gejala mengarah TB atau masuk kategori suspek dari hasil skrining terhadap 100 warga di Desa Gemawang, Selasa (11/8/2026).
Pemeriksaan kesehatan intensif tersebut digelar oleh Seksi Dokter dan Kesehatan (Sie Dokkes) Polres Wonogiri, berkolaborasi dengan layanan kesehatan gratis yang dipusatkan di Balai Desa Gemawang.
Dalam ajang tersebut, warga mendapatkan pemeriksaan medis lengkap mencakup tekanan darah, gula darah, asam urat, kolesterol, hingga skrining penyakit TB.
Dari total 22 warga yang menunjukkan gejala klinis, sebanyak 11 orang di antaranya langsung menjalani pemeriksaan tes Mantoux.
Sementara itu, 70 warga lainnya mengikuti prosedur pemeriksaan foto X-ray untuk memetakan kondisi paru-paru secara lebih terperinci.
Kasi Humas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo menegaskan, temuan puluhan suspek ini menjadi pijakan krusial dalam langkah deteksi dini penyebaran penyakit TB di tengah pemukiman masyarakat.
Warga yang teridentifikasi memiliki gejala diminta untuk bersedia melanjutkan tahapan pemeriksaan medis lanjutan.
"Deteksi dini sangat penting, termasuk untuk penyakit TB paru, sehingga apabila ada indikasi dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti sesuai prosedur medis," tegas AKP Anom Prabowo.
Di samping memfasilitasi tindakan rontgen dan tes laboratorium, jajaran petugas kesehatan Polres Wonogiri turut memberikan edukasi mengenai gejala klinis TB serta imbauan untuk tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat jika merasakan keluhan pada saluran pernapasan.
"Warga juga mendapatkan vitamin dalam kegiatan tersebut," pungkas Anom. (al)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com