Bupati Wonogiri Setyo Sukarno Terima Lencana Dharma Bakti di HUT ke-65 Pramuka

Iwan Adi Luhung • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 13:35 WIB
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan Lencana Dharma Bakti yang diserahkan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco di Banyumas Kamis (10/9/2026). (Dok. Prokopim Setda Wonogiri)
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan Lencana Dharma Bakti yang diserahkan Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco di Banyumas Kamis (10/9/2026). (Dok. Prokopim Setda Wonogiri)

RADARSOLO.COM - Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menerima penghargaan Lencana Dharma Bakti dari Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka.

Penghargaan tersebut diberikan dalam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka tingkat Jawa Tengah di GOR Satria Purwokerto Banyumas, Kamis (10/9/2026).

Setyo hadir bersama Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Wonogiri Suprapto dan jajaran pengurus.

Baca Juga: Kesulitan Tinggi, Ini Tantangan BMKG Bikin Hujan Buatan untuk Padamkan Kebakaran TPA Putri Cempo Solo

Lencana Dharma Bakti diberikan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan kontribusi dalam mendukung perkembangan serta kemajuan Gerakan Pramuka.

Bupati Setyo Sukarno mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi Pemkab Wonogiri untuk terus memperkuat pembinaan generasi muda melalui Gerakan Pramuka.

Menurutnya, Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus menanamkan kepedulian sosial kepada generasi muda.

"Penghargaan ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan dukungan terhadap Gerakan Pramuka. Pramuka bukan hanya kegiatan kepanduan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membentuk karakter generasi muda," ujar Setyo.

Dia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka perlu terus ditingkatkan.

Terutama dalam menghadapi berbagai persoalan yang kini dekat dengan kehidupan generasi muda.

Baca Juga: Persija Jakarta Tak Mau Dipermalukan Persib di SUGBK, Shin Tae-yong Ingatkan Jakmania Jaga Sportivitas

"Nilai-nilai kedisiplinan, gotong royong, kepemimpinan, kepedulian dan semangat pengabdian harus terus ditanamkan. Ini penting agar generasi muda Wonogiri memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi tantangan zaman," kata dia.

Dalam upacara tersebut, Wakil Ketua Kwarnas Bidang Bela Negara, Mental, dan Spiritual Mayjen TNI (Purn) Widagdo Hendro Sukoco juga menekankan pentingnya peran Pramuka dalam menjawab persoalan masyarakat.

Pramuka diharapkan tidak sekadar aktif dalam kegiatan kepanduan, tetapi turut menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.

Di antaranya pengentasan kemiskinan, penanganan stunting, hingga peningkatan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Baca Juga: Cungkring, Kuliner Bogor yang Sudah Ada Sejak 1975 dan Punya Cita Rasa Khas

Selain itu, Pramuka dinilai memiliki peran penting dalam membentengi generasi muda dari berbagai ancaman seperti narkoba, kenakalan remaja, perundungan, judi online, pergaulan bebas, hoaks dan provokasi.

"Pramuka jangan hanya menjadi penonton, Pramuka harus menjadi bagian dari solusi," tegas Widagdo.

Dia juga mengingatkan agar Tri Satya dan Dasa Darma tidak sekadar dihafalkan. Nilai-nilai tersebut harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga benar-benar membentuk karakter anggota Pramuka. (al)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
lencana dharma bakti hut ke-65 Pramuka bupati wonogiri setyo sukarno