Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Akses Simpang Lima Boyolali Kembali Normal: Jalan Merapi-Merbabu Satu Arah

Abdul Khofid Firmanda Putra
Kendaraan melintasi kawasan Simpang Lima atau Simpang Siaga Boyolali, Rabu (7/1/2026).
Kendaraan melintasi kawasan Simpang Lima atau Simpang Siaga Boyolali, Rabu (7/1/2026).

RADARSOLO.COM-Pasca tuntasnya proyek revitalisasi pedestrian dan pemeliharaan jalan, akses lalu lintas di kawasan Simpang Siaga (Lima) Boyolali kini telah dikembalikan ke fungsi normal.


Advertisement

Sejak 1 Januari 2026, sistem satu arah di ruas Jalan Merapi dan Jalan Merbabu resmi diberlakukan kembali seperti sedia kala.

Normalisasi ini diikuti dengan pencabutan seluruh rambu darurat yang sebelumnya dipasang selama masa pembangunan berlangsung.

Kembali ke Sistem Satu Arah

Advertisement

Kasat Lantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi menegaskan, pengalihan arus sementara yang sempat menjadikan jalan tersebut dua arah kini sudah tidak berlaku.

  • Jalan Merapi: Diperuntukkan bagi pengendara dari arah Simpang Lima menuju ke luar.
  • Jalan Merbabu: Diperuntukkan bagi pengendara yang hendak masuk menuju kawasan Simpang Lima.
  • Rambu Penunjuk: Petugas telah menarik rambu darurat masa proyek dan sedang mempersiapkan rambu permanen yang baru.

Penataan Marka dan Area Parkir

Salah satu perubahan signifikan pasca revitalisasi adalah hilangnya median jalan (pembatas tengah), yang membuat badan jalan terlihat jauh lebih luas.

Hal ini sempat memicu kebingungan bagi sebagian pengendara karena belum adanya marka jalan yang jelas.

Advertisement

Menyikapi hal tersebut, Satlantas Polres Boyolali tengah berkoordinasi intensif dengan Dinas Perhubungan (Dishub) dan DPU PR Boyolali.

Akan segera dipasang marka parkir untuk mengatur kendaraan agar lebih tertata di sepanjang jalan tersebut.

Pemasangan rambu marka tanpa putus dan rambu petunjuk arah permanen akan dilakukan segera setelah koordinasi teknis penyelesaian proyek tuntas.

Penataan marka juga mencakup akses dari Simpang Tugu Susu Murni hingga ke Simpang Lima guna menjamin kamseltibcarlantas.

"Arus sudah normal seperti semula sebelum ada pembangunan. Kami akan segera mengecek kekurangan rambu bersama Dishub agar masyarakat tidak bingung melewati jalan yang kini lebih luas ini," jelas AKP Tri Afandi, Rabu (7/1/2026). (fid)

Advertisement

Artikel Terkait

Kirab Dhaup Ageng 7 November, Arus Jalan Sekitar Mangkunegaran Dialihkan

Kirab Dhaup Ageng 7 November, Arus Jalan Sekitar Mangkunegaran Dialihkan

Dishub Solo menyiapkan rekayasa lalu lintas saat kirab Dhaub Ageng Mangkunegaran pada 7 November, termasuk contraflow dan pengalihan arus.

Operasi Patuh Candi 2026 di Wonogiri, Ini 10 Pelanggaran yang Disasar

Operasi Patuh Candi 2026 di Wonogiri, Ini 10 Pelanggaran yang Disasar

Berdasarkan data Ditlantas Polda Jawa Tengah, tercatat 6.935 kejadian kecelakaan selama Januari-September 2026. Angka tersebut meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025.

Haul Habib Ali Solo: Jalan Kapten Mulyadi Ditutup Total 3 Hari, Ini Jadwalnya

Haul Habib Ali Solo: Jalan Kapten Mulyadi Ditutup Total 3 Hari, Ini Jadwalnya

Jalan Kapten Mulyadi Solo ditutup total mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10) untuk Haul Habib Ali. Sejumlah arus lalu lintas dialihkan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer