Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

14 Pendaki Gunung Merapi Diamankan di Selo Boyolali, Ikut Open Trip Ilegal lewat Medsos

Abdul Khofid Firmanda Putra
Ilustrasi pendaki ilegal Gunung Merapi diamankan petugas. (AI GENERATED/GEMINI)
Ilustrasi pendaki ilegal Gunung Merapi diamankan petugas. (AI GENERATED/GEMINI)

Advertisement

 

RADARSOLO.COM-Balai Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) mengamankan belasan pendaki ilegal yang nekat mendaki Gunung Merapi saat status masih Level III Siaga.

Sebanyak 14 pendaki ilegal Gunung Merapi tersebut diamankan di wilayah Kecamatan Selo, Boyolali.

Advertisement

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi Tutut Heri Wibowo mengungkapkan, pengamanan pendaki ilegal dilakukan Sabtu (31/10/2025) oleh petugas Resort Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) wilayah Selo.

"Pada hari Sabtu, Balai TNGM RPTN wilayah Selo mengamankan rombongan pendaki ilegal berjumlah 11 orang yang mendaki Gunung Merapi melalui Desa Klakah, Kecamatan Selo," ujar Tutut melalui keterangan tertulis, Senin (2/10/2026).

Advertisement

Langkah ini dilakukan mengingat pendakian Merapi masih ditutup sehubungan status aktivitas Gunung Merapi Level III (Siaga) sesuai rekomendasi BPPTKG. 

Penutupan pendakian Merapi juga berdasarkan Siaran Pers Nomor S.01/T.36/TU/HMS/01.08/06/2026 tanggal 29 Juni 2026.

Serta rumusan Rakor penanganan pendakian di Kantor Bupati Boyolali 15 Juli 2026 dan Rakor tingkat Kecamatan Selo pada 7 Agustus 2026.

Aktivitas pendakian ilegal ini terdeteksi berkat laporan warga Desa Klakah yang mencurigai aktivitas sekelompok orang.

Petugas Balai TNGM kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa, masyarakat mitra Polhut, dan masyarakat setempat.

Advertisement
Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com

Artikel Terkait

Aktivitas Merapi Terbaru 9 Oktober: Dari 75 Menjadi 4 Gempa Guguran, Bagaimana Kondisi Gunung Merapi Terbaru?

Aktivitas Merapi Terbaru 9 Oktober: Dari 75 Menjadi 4 Gempa Guguran, Bagaimana Kondisi Gunung Merapi Terbaru?

Aktivitas Gunung Merapi masih berstatus Siaga pada 9 Oktober 2026. Gempa guguran turun menjadi empat kejadian, tetapi potensi awan panas tetap mengancam.

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 2 Kilometer ke Kali Boyong

Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas Guguran, Meluncur 2 Kilometer ke Kali Boyong

Gunung Merapi kembali mengalami awan panas guguran Sabtu malam 26 September 2026. Jarak luncur mencapai 2 km ke arah Kali Boyong. Status masih Siaga.

Pagi Ini Gunung Merapi Diguncang 30 Kali Gempa, Status Tetap Level III Siaga

Pagi Ini Gunung Merapi Diguncang 30 Kali Gempa, Status Tetap Level III Siaga

Aktivitas Gunung Merapi masih terus dipantau. Berdasarkan data pengamatan Badan Geologi melalui Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Gunung Merapi mengalami puluhan gempa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer