Ketua Baznas Boyolali Jamal Yazid mengatakan, dana zakat tersebut terkumpul dari 9.359 muzaki. Saat ini, yang telah didistribusikan kepada mustahik atau penerima zakat senilai Rp 4,98 miliar.
"Kami optimis target pengumpulan dana untuk BAZNAS 2022 bisa terpenuhi," katanya, Jumat (16/9).
Masyarakat yang menyalurkan zakat tak perlu khawatir. Karena pengelolaan keuangan dilakukan secara transparan. Bisa diakses melalui website management & accounting system Baznas Boyolali (Masboy). Maupun melalui aplikasi Catatan Harian Masboy.
“Selain memudahkan pemantauan serta transparansi laporan, cara tersebut dapat meningkatkan kepercayaan muzaki kepada amil. Sekaligus mengawasi kinerja Baznas Boyolali dalam melakukan penghimpunan serta pendistribusian ZIS (zakat infak sedekah),” terangnya.
Dalam menu cek setoran, imbuh Jamal, para muzaki bisa melihat rekapan zakat yang telah dikeluarkan. Untuk menu executive summary memfokuskan pada transparansi data. Mulai dari perubahan dana, pengumpulan, dan pendistribusian ZIS. Sedangkan menu cek proposal, masyarakat bisa mengakses proses pengajuan bantuan pada Baznas boyolali.
"Harapan kami, dengan aplikasi tersebut, prinsip 3A, yakni aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI dalam pengelolaan zakat dapat terwujud," katanya. (rgl/wa/dam) Editor : Damianus Bram