Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antisipasi Kecelakaan, Dishub Boyolali Pasang Palang Pintu di 10 Perlintasan Kereta Api

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 19 November 2025 | 02:42 WIB
Petugas Dishub Boyolali mengecek palang pintu di perlintasan kereta api.
Petugas Dishub Boyolali mengecek palang pintu di perlintasan kereta api.

RADARSOLO.COM- Kabupaten Boyolali memiliki setidaknya 10 perlintasan sebidang kereta api (KA).

Untuk mengantisipasi adanya kecelakaan yang terjadi di perlintasan KA, Dinas Perhubungan (Dishub) memasang palang pintu.

Kasi Keselamatan Dishub Boyolali Joko Suripto mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan petugas dan fasilitas pendukung untuk peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang.

“Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat 10 perlintasan sebidang kereta api di Kabupaten Boyolali dengan kondisi dan tingkat penjagaan yang beragam,” jelas Joko, Selasa (17/11).

Untuk penempatan petugas, kata Joko, masih menunggu keputusan final dari BTP dan PT KAI dari Daop 6 dan Daop 4.

Itu dilakukan agar sesuai standar keselamatan dan ketentuan perkeretaapian nasional.

Dari 10 sebaran Perlintasan Sebidang di Kabupaten Boyolali, di antaranya berada di Kecamatan Ngemplak, sebanyak 2 Perlintasan, tepatnya di Desa Sawahan, dan Desa Giriroto.

Lalu di Kecamatan Juwangi sebanyak 8 Perlintasan, dengan rincian Desa Pilangrejo, Desa Juwangi 1 perlintasan, Desa Jerukan 2 perlintasan, serta Desa Ngleses 4 perlintasan.

“Untuk perlintasan yang sudah ada penjaga, JPL (jalur perlintasan langsung) 52 Desa Juwangi, dijaga oleh PT KAI, JPL 167 dan JPL 162 Kecamatan Ngemplak, telah dibangun pos jaga dan palang pintu oleh Balai Teknik Perkeretaapian (BTP),” tambahnya.

Dishub juga menyiapkan palang sementara untuk keselamatan, yakni JPL 82 Desa Ngleses, Kecamatan Juwangi, dan JPL 59 Desa Jerukan, Kecamatan Juwangi.

Termasuk menyiagakan 14 calon petugas penjaga perlintasan, yang seluruhnya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) di PPI Madiun.

Baca Juga: Klasemen Sementara Super League: Borneo FC Tak Terbendung, Persis Solo dan Semen Padang Terjerembap di Zona Degradasi

“Mereka disiapkan untuk ditempatkan pada perlintasan prioritas yang membutuhkan penguatan aspek keselamatan,” tuturnya.

Pihaknya juga mengapresiasi masyarakat yang selama ini secara sukarela menjaga beberapa perlintasan yang masih belum memiliki palang pintu. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#palang pintu #perlintasan sebidang #dishub boyolali #kereta api