RADARSOLO.COM - Dinas Arsip dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Boyolali menargetkan lonjakan kunjungan di Perpustakaan Daerah (Perpusda) pada 2026.
Tidak tanggung-tanggung, Dinas Arpus membidik angka 85.000 kunjungan sepanjang tahun ini.
Optimisme ini berkaca pada capaian tahun 2025, di mana total kunjungan mencapai 68.488 orang.
Kepala Dinas Arpus Boyolali Arif Budi Nuranto merinci capaian tahun lalu terdiri dari:
- 43.920 kunjungan langsung (onsite)
- 5.477 kunjungan perpustakaan keliling (pusling)
- 8.383 kunjungan daring (online)
- 10.708 kunjungan kategori lainnya
“Saat ini kunjungan ke perpustakaan daerah masih didominasi oleh kalangan pelajar dan mahasiswa,” jelas Arif, Rabu (28/1/2026).
Upgrade Fasilitas dan Aplikasi
Untuk mengejar target 85 ribu pengunjung, Dinas Arpus telah menyiapkan sejumlah strategi.
Mulai dari penambahan sarana prasarana di area bermain anak (playground), pemutakhiran fitur aplikasi perpustakaan digital i-Boyolali Remen Maos, hingga menambah koleksi buku.
Hingga kini, Perpusda Boyolali memiliki total koleksi 42.244 judul buku dengan jumlah fisik mencapai 79.653 eksemplar.
“Kami juga terus menambah koleksi. Di tahun 2025 saja, kami menambah 188 judul e-book dan 627 judul buku cetak baru,” papar Arif.
Beri Penghargaan Pengunjung Teraktif
Guna merangsang minat baca, Perpusda Boyolali juga memberikan apresiasi khusus bagi pemustaka.
Baca Juga: Ban Mobil Pecah di Jogonalan Klaten Berujung Laka Maut, Satu Orang Meninggal
Penghargaan berupa suvenir diberikan kepada dua pengunjung teraktif dan peminjam buku terbaik yang diumumkan melalui media sosial Instagram.
Selain itu, berbagai kegiatan literasi juga digencarkan, seperti festival literasi, lomba-lomba, layanan outing class bagi sekolah, hingga intensifikasi jadwal perpustakaan keliling ke desa-desa.
“Perpustakaan Daerah Boyolali siap bertransformasi menjadi pusat kegiatan yang inklusif, nyaman, dan ramah teknologi. Harapannya, budaya baca dan indeks literasi masyarakat Boyolali terus meningkat,” pungkas Arif. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono