RADARSOLO.COM-Tradisi berbagi menggunakan uang baru selalu menjadi momen yang dinanti saat Hari Raya Idul Fitri.
Sebab itu, begitu dibuka layanan penukaran uang, langsung saja diserbu.
Seperti terlihat di halaman Masjid Agung Boyolali, Selasa (24/2/2026) pagi.
Lokasi setempat dipadati warga yang antusias mengikuti layanan penukaran uang baru dari Bank Indonesia (BI).
Menariknya, warga yang datang tidak perlu berdesakan. Mereka adalah peserta yang telah berhasil memenangkan "war" (beradu cepat) kuota pemesanan secara online melalui aplikasi berbasis web PINTAR.
Drama "War" Kuota Uang Baru: Sulit tapi Sepadan
Dea Gema, 27, salah satu warga yang ikut menukar uang mengatakan, penukaran uang baru tahun ini terasa jauh lebih teratur dan cepat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Alhamdulillah, pilih tempat bisa sesuai keinginan dan lumayan cepat. Enggak seperti tahun-tahun lalu yang nge-war-nya susah," ungkap Dea.
Meski Ramadhan baru saja dimulai dan gaji bulan ini belum turun, Dea tak mau menyia-nyiakan kuota maksimal penukaran sebesar Rp5,3 juta per paket.
"Buat THR anak-anak dan sebagian dikasih ke orang tua. Pasti senang, karena yang khas dari Lebaran kan uang barunya," tambahnya antusias.
Pengalaman serupa dirasakan oleh Ika, warga yang baru pertama kali menjajal layanan ini.
Ia mengaku harus memantau situs web secara daring dari pukul 14.00 WIB dan baru berhasil mengamankan kuota pada pukul 16.00.
Baca Juga: Jateng Produksi 6,36 Juta Ton Sampah per Tahun, Gubernur Luthfi Kebut Target Zero Waste 2029
"Dulu biasanya tukar langsung ke bank. Ini iseng nyoba daftar online, ternyata bisa," jelasnya.
Program SERAMBI 2026: BI Siapkan Triliunan Rupiah
Layanan penukaran uang ini merupakan bagian dari program Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri (SERAMBI) 2026 yang digagas oleh Bank Indonesia.
Secara nasional, BI menyiapkan Uang Layak Edar (ULE) sebesar Rp185,6 triliun.
Adapun rinciannya sebagai berikut:
- Rp177 triliun: Dialokasikan untuk kebutuhan perbankan (tarik tunai ATM dan kantor cabang).
- Rp8,6 triliun: Disiapkan khusus untuk layanan penukaran uang langsung ke masyarakat dengan batas maksimal Rp5,3 juta per paket.
Kesiapan Khusus di Solo Raya
Sejalan dengan program nasional, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Solo Raya telah menyiapkan dana sebesar Rp4,59 triliun.
Kepala KPwBI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat mengapresiasi sinergi perbankan dan mitra kerja dalam mendistribusikan uang baru secara tepat sasaran.
"Penukaran uang Rupiah dapat dilakukan di loket bank umum dan lokasi strategis pada periode 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Kami membuka 60 titik layanan yang tersebar di Solo, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten," papar Dwiyanto.
BI kembali mengingatkan masyarakat bahwa untuk menikmati layanan penukaran uang keliling, warga wajib melakukan pemesanan dan memilih jadwal terlebih dahulu melalui situs resmi PINTAR BI. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono