Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner

Codiaeum Verigatum, Si Ratu Daun

Damianus Bram • Minggu, 30 April 2023 - 18:00 WIB
WARNA MENCOLOK: Tanaman Ratu Daun dengan nama ilmiah Codiaeum Verigatum mudah dikembangkan, salah satunya dengan kawin silang. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
WARNA MENCOLOK: Tanaman Ratu Daun dengan nama ilmiah Codiaeum Verigatum mudah dikembangkan, salah satunya dengan kawin silang. (SEPTINA FADYA/RADAR SOLO)
RADARSOLO.COM - Tanaman berdaun ini cukup menarik perhatian. Warna daunnya yang menor menjadi daya tarik tanaman ini. Tak heran, tanaman ini dijuluki Ratu Daun.

Tanaman ini adalah Puring. Berasal Malaysia dan Kepulauan Pasifik. Puring atau croton adalah nama lain dari Codiaeum Verigatum. Disebut juga aglonema. Keunikannya, terlihat dari corak dan bentuk daunnya. Bahkan jika ingin memiliki Puring dengan warna dan bentuk daun yang baru, cukup dikawin silang saja.

”Saat ini, tanaman Puring punya lebih dari 500 jenis. Prediksinya, tahun depan akan bertambah hampir seribu jenis. Karena banyak penyilangan yang menghasilkan karakter dan warna daun baru,” ungkap plant lovers asal Klaten Reza Mutaqin kepada Jawa Pos Radar Solo, kemarin.

Beragam jenis Puring ini membuat plant lover wajib memperhatikan kebutuhannya. Reza menyebut Puring jenis lama bisa langsung menerima full matahari. Sebaliknya, Puring jenis hybrid baru harus diletakkan dalam green house atau di bawah paranet.

”Tapi kalau perawatannya, sama saja. Baik jenis lama atau baru. Karena masih tergolong keluarga perdu, jadi perawatannya mudah. Hanya penyiraman saja seperti bunga taman lainnya,” sambungnya.

Untuk mulai menanam Puring, ada dua metode tanam. Langsung ditanam di lahan atau di dalam pot. Jika di lahan, cukup diberi sedikit pupuk NPK. Sedangkan jika di dalam pot, gunakan media tanam yang poros agar saat disiram, air langsung jatuh keluar pot.

”Puring akan stress kalau kelebihan air di dalam pot. Daunnya rontok, warnanya kembali hijau,” imbuhnya.

Selebihnya, Reza memastikan perawatan tanaman Puring sangat mudah dan terjangkau. Khusus jenis hybrid import, cukup rutin dilakukan penyemprotan saja sekali sepekan. Berisi pupuk daun, obat ulat kutu kebul, dan pupuk perekat.

”Tidak ada perlakuan khusus merawat Puring. Tanaman ini suka panas, jadi semakin panas, warna dan corak daunnya lebih bagus dan menor. Puring juga bakal bisa berbunga, tapi hanya kecil-kecil. Karena tertutup daun,” bebernya.

Puring juga rentan terserang hama. Kutu kebul atau kutu putih sering menempel di daun. Namun serangan belalang dan ulat justru jarang. Sebab daun Puring pahit dan berair. Itulah sebabnya Reza berpesan wajib sering-sering disemprot.

”Merawat Puring yang paling bagus, diletakkan di green house atau di bawah naungan paranet 65 persen,” tandasnya. (aya/adi) Editor : Damianus Bram
#Codiaeum Verigatum #Si Ratu Daun #Aglonema #Plant Lover #Plant Lovers #Puring #croton