Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kisah Ramayana: Dua Janji Dasarata kepada Permaisuri yang Selamatkan Nyawanya

Tri wahyu Cahyono • Senin, 12 Agustus 2024 | 19:57 WIB
Photo
Photo

RADARSOLO.COM – Banyak pesan moral terselip dalam kisah Ramayana.

Ditulis dengan apik oleh Tegar Noorwira dalam bukunya Ramayana.

Di tengah gelap malam, sebuah bayanngan hitam berderap melewati puing-puing.

Asap dan debu membumbung tinggi. Langit pun memuntahkan halilintar.

Seperti sedang terjadi benturan keras antara bumi dan langit.

“Bertahanlah, Paduka!” teriak seorang permaisuri cantik yang sedang mengusiri kereta kuda.

Seorang raja duduk sekarat di belakangnya. Terluka parah, lima anak panah menancap di tubuhnya.

Permaisuri yang tengah dilanda duka nestapa ini segera menghentikan langkah kudanya. Menarik tali kekang; kuda itu mendengking.

“Oh, Paduka !” seru permisuri.

Dengan lembut ia melepaskan lima anak panah yang menancap di tubuh sang raja.

“Tuanku Dasarata,” kata wanita itu.

“Tenanng-laah Kaikeyi, aku masih hidup ,” ucap Dasarata.

“Terima kasih, engkau telah menyelamatkan nyawaku dari musuh.”

“Paduka bertarung membantu Batara Indra melawan Sambara dari Waijayani. Paduka terluka dalam pertarungan itu dan sempat tidak sadarkan diri”.

“Aku tidak bisa tinggal diam, aku selamatkan Paduka dari medaan perang!”

“Engkau telah menolongku, katakan permintaanmu. Aku akan mengabulkan dua permintaanmu.”

“Aku sudah bahagia melihat Paduka hidup. Aku akan mengatakan permintaanku nanti. Sekarang aku tidak menginginkan apa-apa,”

“Aku berjanji akan mengabulkan dua permintaanmu kapan pun engkau mau,”

Dua permintaan itu akan menjadi awal dari sebuah bencana besar.

Mereka melanjutkan perjalanan pulang dengan membawa perasaan tenteram dan damai.

Tanpa menyadari sesuatu yang bakal terjadi.

Di saat itu pula langit semakin memuncat, dikelilingi awan kelabu, menghadirkan bayangan suram kereta kuda yang berderap menjauh. (taz/mg/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#kisah ramayana #Janji #Dasarata #permaisuri