
RADARSOLO.COM – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng Gunung Lawu Karanganyar masih berlanjut.
Hingga Sabtu (24/10/2026), tim gabungan masih mendeteksi sekitar tiga titik api maupun kepulan asap di sejumlah sektor.
Kondisi tersebut membuat pengamanan dan penyisiran kawasan terus diperkuat. Sebanyak 400 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penyekatan, asesmen, hingga pemadaman lanjutan.
Ratusan personel tersebut disebar melalui empat pos penanganan. Yakni Pos Gondosuli, Cemoro Kandang, Tambak, dan Candi Ceto.
Baca Juga: Perbaikan SDN 2 Cepoko di Sragen yang Ambrol Diusulkan pada 2027
Koordinator Tim Pencegahan Karhutla Gunung Lawu wilayah Kabupaten Karanganyar Fauzan Al Rosid mengatakan, pengerahan ratusan personel dilakukan untuk mempercepat pelokalisasian titik api. Upaya tersebut sekaligus mencegah api kembali merambat ke kawasan lain.
”Masih ada sekitar tiga titik api serta kepulan asap yang terdeteksi di beberapa sektor. Karena itu, 400 personel gabungan dikonsentrasikan di empat pos penanganan utama untuk melakukan penyekatan, asesmen, serta pemadaman lanjutan secara cepat dan terpadu,” kata Fauzan, Sabtu (24/10/2026).
Personel gabungan berasal dari berbagai unsur. Di antaranya TNI, Polri, Perhutani, BPBD, relawan, serta instansi terkait.
Selain menangani titik api, mereka juga difokuskan untuk mengamankan jalur pendakian dan kawasan dengan vegetasi yang berpotensi menjadi jalur rambatan api.




