RADARSOLO.COM – Di balik hiruk-pikuk Kota Solo, terselip sebuah ruang kecil yang penuh warna dan ide-ide besar.
Sebuah workshop sederhana di kawasan Klodran, Colomadu, Karanganyar menjadi saksi lahirnya berbagai karya seni dekoratif menakjubkan yang seluruhnya dibuat dari bahan sederhana, yakni styrofoam dan spon.
BankArt Dekorasi, jadi tempat di mana kreativitas bertemu dengan ketelitian.
Di sini, Yudi, sang pengrajin sekaligus pemilik, menyalurkan imajinasinya menjadi berbagai dekorasi tiga dimensi yang memukau.
Mulai dari karakter kartun, properti acara, hingga instalasi besar untuk pesta ulang tahun dan pernikahan.
Belum lama ini, Yudi menerima pesanan spesial dari Madiun. Kliennya meminta dibuatkan sejumlah karakter hewan kartun untuk dekorasi pesta ulang tahun.
Dengan tangan terampilnya, Yudi mampu menyelesaikan satu karakter hanya dalam waktu satu hari, sebelum dilanjutkan tahap finishing dan pengecatan.
Harga tiap karya bervariasi, mulai dari Rp 7 juta hingga ratusan juta rupiah, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan desain.
“Sebagai pengrajin dekorasi, saya selalu berusaha menciptakan karya terbaik untuk pelanggan. Saya percaya, dekorasi yang indah bisa membuat acara jadi lebih berkesan dan memorable,” tutur Yudi saat ditemui di workshop-nya.
Proses pembuatan dekorasi di BankArt melibatkan serangkaian tahapan detail — dari sketsa desain, pemotongan bahan, perakitan, hingga tahap pewarnaan.
Setiap tahap dilakukan dengan penuh ketelitian agar hasil akhirnya presisi dan sesuai dengan permintaan pelanggan.
Meski bahan utamanya adalah styrofoam dan spon, hasil karya Yudi justru tampak hidup dan artistik.
Teknik pengukiran, tekstur, dan perpaduan warna yang ia gunakan membuat setiap dekorasi tampak realistis dan penuh karakter.
BankArt Dekorasi dikenal di kalangan pelanggan karena keunikan ide dan kualitas pengerjaan yang tinggi.
Tak sedikit event organizer maupun perorangan dari luar kota yang memesan dekorasi ke tempat ini, karena selain hasilnya memuaskan, Yudi juga menggunakan bahan yang relatif ramah lingkungan dan bisa didaur ulang.
Kini, di tengah derasnya tren dekorasi instan, BankArt justru bertahan dengan ciri khasnya — karya handmade yang lahir dari kreativitas dan sentuhan seni.
Dari Klodran, Colomadu, nama BankArt terus menginspirasi banyak orang bahwa keindahan bisa muncul dari bahan sederhana, selama dikerjakan dengan hati. (rif/nik)
Editor : Niko auglandy