Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pemuda di Jumantono Karanganyar Tewas Terjatuh ke Sumur, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Rudi Hartono RS • Minggu, 23 November 2025 | 06:05 WIB
Evakuasi pemuda terjebur sumur di Desa Blorong, Jumantono, Karanganyar, Sabtu (22/11/2025).
Evakuasi pemuda terjebur sumur di Desa Blorong, Jumantono, Karanganyar, Sabtu (22/11/2025).

RADARSOLO.COM– Warga Dusun Pandaan RT 02/16, Desa Blorong, Kecamatan Jumantono, digemparkan dengan peristiwa nahas pada Sabtu (22/11/2025) sore.

Seorang pemuda bernama Ali Yusup Permadi (22) ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam sumur di belakang rumahnya.

Insiden ini terjadi sekitar pukul 16.45.

Menurut keterangan Sugiyarti, 47, ibu korban, sebelum kejadian, Ali baru saja pulang dari warung.

Ia kemudian diminta sang ibu untuk mengambil tempat nasi (ceting) di dapur.

Namun tak lama kemudian, Sugiyarti mendengar suara mencurigakan dari arah sumur.

Sugiyarti bergegas mengecek ke belakang rumah. Betapa terkejutnya ia saat melihat sandal milik Ali mengambang di permukaan air sumur.

Panik, Sugiyarti langsung meminta pertolongan suaminya dan warga.

Laporan pun diteruskan kepada Polsek Jumantono dan para relawan setempat.

Sekitar pukul 17.00, tim gabungan dari berbagai instansi tiba di lokasi.

Personel terdiri dari BPBD Karanganyar, Damkar Satpol PP Karanganyar, SAR Karanganyar, TNI-Polri (Koramil dan Polsek Jumantono), perangkat desa, serta sejumlah relawan.

Baca Juga: Preview Bali United vs Persis Solo: Misi Besar Laskar Sambernyawa di Pulau Dewata

Proses evakuasi berjalan penuh tantangan. Kondisi sumur yang dalam dan berisiko membuat tim harus bekerja ekstra hati-hati.

Petugas Damkar menggunakan berbagai peralatan keselamatan seperti ayaxx serta SCBA (Self-Contained Breathing Apparatus).

Setelah upaya kurang lebih satu jam, korban berhasil diangkat dari dalam sumur pada pukul 18.20.

Sayangnya, Ali ditemukan sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Petugas Inafis Polres Karanganyar segera melakukan visum luar sebelum jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, membenarkan kejadian tersebut dan menyampaikan duka mendalam atas musibah ini.

“Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini. Tim kami langsung turun melakukan evakuasi begitu menerima laporan," jelasnya. 

"Kami mengimbau masyarakat agar memastikan area sumur atau titik rawan di sekitar rumah memiliki pengaman yang memadai untuk mencegah insiden serupa,” imbuh Hendro. 

BPBD akan terus memperkuat edukasi mengenai keselamatan lingkungan rumah tangga, terutama di wilayah pedesaan yang masih banyak menggunakan sumur tradisional. (rud) 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BPBD Karanganyar #karanganyar #pemuda #tercebur sumur #evakuasi #desa blorong #jumantono