Samiadji meninggal pada usia 76 tahun dan dimakaman di Sasonoloyo Pamereman Djati Karen, Gumulan, Klaten Tengah, Rabu (5/7/2023). Almarhum meninggalkan seorang istri, empat anak dan empat cucu.
Bupati Klaten Sri Mulyani ditemui di sela-sela meninjau pemilihan kepala desa (Pilkades) di Balai Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara mengatakan, kondisi kesehatan Samiadji selama beberapa tahun terakhir menurun.
“Pak Samiadji ada kendala kesehatan beberapa tahun terakhir. Lebaran kemarin saya komunikasi memang kondisi kesehatannya menurun karena usia,” ucap Mulyania, Rabu (5/7/2023).
“Beliau adalah tokoh luar biasa, semangat, sangat humble dan tentunya menjadi contoh untuk kami bersama. Dengan semangatnya yang luar biasa. Selalu mengayomi bawahannya. Saya selaku bupati Klaten ikut berbela sungkawa sedalam-dalamnya,” imbuhnya.
Dirinya berdoa semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan.
Sementara itu, Wakil Bupati Klaten Yoga Hardaya mengaku terkejut mendengar kabar duka meninggalnya Samiadji. Di matanya, Samiadji merupakan tokoh senior DPD Partai Golkar Klaten.
“Kami ikut berduka cita yang dalam. Semoga almarhum meninggal dengan husnul khatimah dan ditempatkan di surganya Allah,” ucap Yoga yang juga ketua DPD Partai Golkar.
Lebih lanjut, Yoga menjelaskan, Samiadji pernah menjadi penasihat Partai Golkar Klaten. Sebelumnya, Yoga aktif berkomunikasi dengan kader senior Partai Golkar tersebut. Tetapi dengan kondisi kesehatannya itu menjadikan jarang berkomunikasi secara intensif. (ren/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono