RADARSOLO.COM- Duka mendalam menyelimuti Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo atas berpulangnya sang partner kerja, Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto, Sabtu (7/2/2026).
Bagi Hamenang, sosok Benny bukan sekadar rekan di pemerintahan, melainkan sahabat dekat yang sudah dianggapnya seperti saudara sendiri.
Saat memberikan keterangan ke awak media, Bupati Hamenang menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya atas nama pribadi maupun jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten.
"Segenap jajaran pemerintah daerah Kabupaten Klaten berbelasungkawa atas berpulangnya Wakil Bupati kita tersayang, Mas Benny Ardianto. Semoga beliau husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta diterima segala amal ibadahnya di sisi Allah SWT," ujar Hamenang, Sabtu (7/2/2026)
Hamenang mengungkapkan betapa eratnya hubungan mereka selama ini dalam memimpin Klaten.
"Mas Wakil ini sosok yang luar biasa. Tidak hanya partner kerja, tapi sudah seperti adik sendiri, sahabat, teman ngobrol, dan teman curhat. Kami berdinamika bersama merancang berbagai program untuk Kabupaten Klaten, dan kami ini saling melengkapi. Saya sangat-sangat merasa kehilangan," ungkapnya.
Bupati Hamenang menceritakan bahwa gejala sakit yang dialami almarhum mulai terdeteksi sejak beberapa bulan lalu secara tidak sengaja.
Saat itu, almarhum merasa fisiknya sehat, namun perangkat teknologi yang digunakannya menunjukkan hal berbeda.
"Waktu itu beliau tidak merasa sakit, tapi setelah melihat jam tangan olahraganya, detak jantungnya berada di atas rata-rata. Setelah itu diperiksakan dan sempat opname di RSST (Tegalyoso), kemudian dirujuk ke RS Kariadi Semarang," jelas Hamenang.
Hamenang mengaku masih sempat mencoba menjalin komunikasi melalui pesan singkat (WhatsApp) satu hari sebelum Benny meninggal dunia.
Namun, pesan tersebut dibalas oleh istri almarhum, Mbak Linda.
"Kemarin saya kirim WA, dan tadi pagi baru dibalas oleh istrinya. Disampaikan permohonan maaf karena Mas Benny belum bisa pegang HP. Katanya nanti kalau sudah bisa pegang HP akan dikabari. Tapi ternyata sekitar jam 10 atau jam 11 tadi, kabarnya Mas Wakil sudah berpulang. Tentu kami sangat terpukul, rasanya masih seperti tidak percaya," kenang Hamenang.
Baca Juga: Wabup Klaten Benny Meninggal, Bupati Hamenang Ungkap Pesan Terakhir: Sudah Tidak Sakit Lagi
Bupati Hamenang memohonkan maaf kepada seluruh masyarakat Klaten atas segala kekhilafan almarhum selama menjabat satu tahun terakhir.
"Kami mohon maaf kalau barangkali selama ini Mas Wakil ada sedikit kekhilafan atau kesalahan," ujarnya.
Terkait detail medis penyebab wafatnya almarhum, Bupati Hamenang menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk memberikan penjelasan lebih lanjut karena dinilai lebih berkompeten.
Sementara itu, jenazah Wabup Benny tiba di Klaten Sabtu siang pukul 14.30 WIB dan disemayamkan di rumah duka, Dusun Tegalrejo, Desa Karang, Kecamatan Delanggu.
Wakil Bupati Klaten periode 2025-2030 tersebut, meninggal di usia 33 tahun.
Sebelumnya almarhum mendapatkan perawatan medis selama dua pekan di RS Kariadi, Semarang.
Almarhum merupakan putra tunggal dari Wakil Ketua DPRD Klaten, Hariyanto.
Di sisi lain, tampak sejumlah kolega tampak melayat di rumah duka silih berganti sejak siang.
Di antarannya Bupati Klaten periode 2021-2025, Sri Mulyani dan Ketua DPRD Klaten, Edy Sasangko.
Jenazah Wabup akan dimakamkan di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari pada Minggu (8/2/2026) sekira pukul 11.00.(ren)
Editor : Tri wahyu Cahyono