Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Ular Jagung Jinak dan Tidak Berbisa, Harga Bisa Tembus Rp 30 Juta

Damianus Bram • Minggu, 26 September 2021 | 19:30 WIB
AMAN: Candra Yunanto dan putrinya bercengkerama bersama ular jagung koleksinya. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
AMAN: Candra Yunanto dan putrinya bercengkerama bersama ular jagung koleksinya. (M. IHSAN/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Berani memelihara ular? Pastinya jangan asal pelihara. Kenali dulu jenis, karakter, dan terutama kandungan bisa. Sebagai alternatif, bisa memilih corn snake atau ular jagung. Alasannya apa? Yuk tanya pakarnya.

Ular jagung berasal dari Benua Amerika bagian tengah dan tenggara. Nama latinnya Pantherophis Guttatus. Disebut ular jagung karena motif totol pada beberapa morph (variasi genetik) berbentuk seperti biji jagung.

“Ular jagung biasa ditemukan di ladang-ladang jagung di Amerika. Sebelum populer jadi hewan peliharaan, dulunya ular ini digunakan para petani jagung untuk membasmi hama tikus,” terang Candra Yunanto, 39, salah seorang penggemar sekaligus peternak ular jagung, akhir pekan kemarin.

Pemilik Goodzilla Pets Land itu jatuh hati dengan ular jagung karena tubuhnya yang mungilm sehingga cocok di pajang di sudut rumah. Ukuran terbesarnya untuk betina hanya sekitar 1,4 meter, sedangkan jantan 1,1 meter.

Pria berkacamata ini menyebut ular jagung tidak berbisa dan bersifat jinak. “Anak saya juga senang main sama ular ini. Bukan jenis ular berbisa. Jadi lebih aman kalau dipelihara di rumah,” ujarnya.

Baru-baru ini, sejumlah peternak mengembangkan morph tertentu dari ular jagung. Seperti morph basic dan combo yang menggabungkan beberapa morph dengan pembiakan selekti.

Soal harga, ular jagung ukuran bayi dengan morph normal sekitar Rp 600 ribu. Untuk morph paling unik, yakni palmetto dengan dominan warna putih ditambah bercak-bercak warna bisa tembus Rp 30 juta untuk usia bayi.

“Manfaatnya memilihara ular jagung bisa menghilangkan stres. Kalau bisa ternak, lebih menguntungkan secara finansial karena reproduksinya tidak begitu sulit. Jantan siap kawin di usia 1,5 tahun dan betina 2,5 tahun. Kawinnya di waktu pergantian musim. Ciri ular sedang birahi, gerakannya patah-patah,” beber Yunanto.

Sebelum bertelur, biasanya si betina akan ganti kulit. Sekitar tujuh hingga sepuluh hari setelahnya baru bertelur. Dari telur sampai menetas butuh waktu sekitar dua bulan. (ves/wa/dam)

 

TIPS BAGI PEMELIHARA PEMULA ULAR JAGUNG

Pilihan Ukuran

Pembersihan Kandang

Menu Favorit

Pemberian Pakan

MANFAAT

SUMBER: WAWANCARA Editor : Damianus Bram
#Goodzilla Pets Land #Pantherophis Guttatus #Ular Jagung #Ular Jagung Jinak dan Tidak Berbisa #Harga Ular Jagung Bisa Puluhan Juta #Corn Snake