Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Profil Iriana Jokowi: Kini Gelar Akademik SE dan MM Jadi Sorotan, Lulusan Kampus Mana?

Syahaamah Fikria • Minggu, 25 Mei 2025 | 02:06 WIB
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri Iriana.
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri Iriana.

RADARSOLO.COM - Setelah polemilk ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dinyatakan tuntas oleh pihak berwenang, kini giliran latar belakang pendidikan Iriana Jokowi, yang jadi sorotan.

Perdebatan mengenai riwayat pendidikan Ibu Iriana ini mencuat setelah Dokter Tifa, seorang pegiat media sosial yang sebelumnya juga dikenal vokal dalam mempersoalkan ijazah Presiden Jokowi, mengangkat isu ini melalui akun X (Twitter) pribadinya.

Dalam unggahannya, Dokter Tifa mempertanyakan asal-usul universitas tempat Ibu Iriana diduga meraih kedua gelar akademis tersebut.

"Dear Netizen, mungkin ada yang punya update info Ibu Iriana lulus Sarjana Ekonomi (SE) dan Magister Manajemen (MM) dari Universitas mana saja ya?" demikian bunyi cuitan Dokter Tifa.

Pernyataan ini merujuk pada adanya beberapa dokumentasi resmi maupun foto yang beredar, di mana nama Ibu Negara tercantum dengan titel "Iriana Jokowi, SE, MM."

Lebih lanjut, Dokter Tifa menyinggung informasi yang tersedia di laman Wikipedia mengenai riwayat pendidikan Iriana.

Berdasarkan platform ensiklopedia digital tersebut, Iriana tercatat pernah menempuh pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Namun, informasi itu juga menyebutkan bahwa beliau hanya menjalani perkuliahan selama 6 semester.

Status kuliah Ibu Iriana di UMS ini dikutip dari pernyataan langsung Jokowi. Saat meresmikan masjid kampus Universitas Muhammadiyah Lamongan,

Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa sang istri memang pernah menjadi mahasiswi di UMS. Namun, baru semester 6, lalu diajak menikah oleh Jokowi.

Profil Iriana Jokowi

Iriana lahir di Solo pada 1 Oktober 1963.

Sebagai putri sulung dari lima bersaudara pasangan Ngadijo dan Sri Soenarni, Iriana memiliki kisah unik di balik namanya.

Berbeda dengan nama saudara-saudaranya (Anik, Anto, Andi, dan Anjas), nama "Iriana" adalah pemberian istimewa dari sang kakek.

Kakeknya, seorang guru yang pernah mengabdi di Irian Jaya (kini Papua) sebelum era 1960-an, memberikan nama tersebut sekembalinya ke Jawa.

Nama "Iriana" diambil dari inspirasi "Irianjaya," sebuah kenangan yang berharga bagi keluarga.

Jejak Pendidikan Iriana Jokowi

Mengenai riwayat pendidikannya, Iriana menamatkan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 3 Solo pada tahun 1983.

Setelah lulus SMA, Iriana melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS).

Dia tercatat mengikuti perkuliahan selama 6 semester.

Namun, studinya di jenjang Sarjana (S1) tersebut tidak dirampungkannya karena kemudian memutuskan untuk menikah dengan Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan informasi yang tersedia, tidak ada catatan mengenai Ibu Iriana menempuh pendidikan Pascasarjana (S2).

Berdasarkan salah satu komentar netizen di X, ada yang menyebut, Iriana berkuliah S1 dan S2 di dua kampus swasta di Solo.

Namun, informasi itu pun belum terkonfirmasi kebenarannya.

"Coba dicek. SE diperoleh dari STIE Surakarta (STIES) dan MM dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta. Info saya dapatkan dari alumni STIES yg tempatnya tidak jauh dari rumah saya," tulis @Ai*****

Kisah Pertemuan dan Perjalanan Rumah Tangga

Pertemuan Iriana dengan Jokowi, yang kala itu masih menjadi mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), terjadi secara tidak sengaja.

Iriana sering berkunjung ke rumah Lit Sriyanti, teman sekolahnya yang juga merupakan adik dari Jokowi.

Setelah melalui masa pendekatan, Jokowi berhasil memenangkan hati Iriana.

Mereka mengikat janji suci pernikahan di Solo pada 24 Desember 1986.

Dari pernikahan ini, pasangan Iriana dan Jokowi dikaruniai tiga orang putra-putri: Gibran Rakabuming Raka, Kahiyang Ayu, dan Kaesang Pangarep.

Perjalanan awal rumah tangga mereka diwarnai dengan kepindahan ke Aceh, mengikuti tugas kerja Jokowi di PT Kertas Kraft.

Namun, menjelang kehamilan anak pertama, mereka kembali ke Solo.

Di kota inilah Iriana fokus mendampingi suami dan membesarkan anak-anak mereka, sembari memberikan dukungan sang suami merintis dan mengembangkan usaha mebelnya.

Jadi Ibu Negara

Seiring dengan menanjaknya karier politik Jokowi, Iriana pun turut aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan.

Dia menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kota Solo dari tahun 2005 hingga 2012, ketika Jokowi menjabat sebagai Wali Kota Solo.

Peran serupa dilanjutkannya sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi DKI Jakarta dari tahun 2012 hingga 2014, saat Jokowi memimpin ibu kota.

Hingga kemudian, statusnya meningkat menjadi Ibu Negara pada 20 Oktober 2014, seiring jabatan Jokowi sebagai presiden hingga dua periode sampai 2024. (ria)

 

 

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#gelar akademik #jokowi #se #MM #profil #iriana jokowi