Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bupati Cilacap Kena OTT KPK, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi: Integritas Jangan Hanya di Mulut!

Kabun Triyatno • Minggu, 15 Maret 2026 | 14:04 WIB

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (Humas Pemprov Jateng)
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi. (Humas Pemprov Jateng)

RADARSOLO.COM – Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Cilacap. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menyeret petinggi di wilayah tersebut. Menanggapi hal ini, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyatakan keprihatinan mendalam sekaligus memberikan peringatan keras kepada seluruh kepala daerah di wilayahnya.

Baca Juga: Berapa Harta Kekayaan Bupati Cilacap? Ini Deretean Aset dan Kendaraan Syamsul Auliya Rachman yang Terjaring OTT KPK

Luthfi menegaskan bahwa dirinya telah berulang kali mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Kasus di Cilacap ini menambah daftar panjang kepala daerah di Jawa Tengah yang tersandung masalah hukum, setelah sebelumnya Bupati Pati dan Bupati Pekalongan juga terjerat kasus serupa.

“Soal integritas ini sudah saya ulang-ulang dan saya tekankan. Ini pelajaran bagi kita semua pejabat publik, khususnya bupati dan wali kota agar memiliki integritas kuat. Integritas itu tidak hanya di mulut, tapi juga diwujudkan dalam perbuatan,” tegas Luthfi di Semarang, Sabtu kemarin (14/3/2026).

Baca Juga: Kasus Korupsi Bupati Pekalongan, Jejak Digital Fadia Arafiq Disorot Usai Cara Balas Komentar di Media Sosial Viral

Gubernur menyayangkan kejadian ini lantaran Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebenarnya telah menjalin kerja sama erat dengan Korsupgah KPK untuk memberikan pengarahan rutin kepada kepala daerah hingga anggota DPRD. Bahkan, pada peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia lalu, seluruh pejabat telah diingatkan untuk tidak menyalahgunakan kewenangan maupun anggaran.

Clean governance dan good governance itu harus jadi napas bupati dan wali kota, termasuk ASN-nya,” lanjutnya. Luthfi menyatakan menghormati penuh proses hukum yang kini tengah dijalankan oleh lembaga antirasuah tersebut terhadap Bupati Cilacap.

Baca Juga: Apa Kasus Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman? Kena OTT KPK Bersama Pihak ASN dan Swasta

Meski sedang diguncang kasus hukum, Gubernur meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Cilacap untuk tidak kehilangan fokus. Ia menginstruksikan agar birokrasi tetap berjalan normal dan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Terlebih lagi, saat ini seluruh daerah tengah memasuki fase krusial persiapan layanan Mudik dan Balik Lebaran 2026. “Saya minta jajaran Pemkab Cilacap tetap optimal melayani masyarakat, terutama menyiapkan segala kebutuhan untuk menyambut pemudik,” pungkas Luthfi.

Editor : Kabun Triyatno