Musim Liburan, Instruktur Safety Riding Bagikan Tips Aman Hadapi Pengendara Luar Kota


RADARSOLO.COM - Peningkatan aktivitas pariwisata dan mobilitas masyarakat selama musim liburan berdampak langsung pada terjadinya kepadatan volume lalu lintas di sejumlah jalur perkotaan serta kawasan wisata.
Menyikapi kondisi tersebut, para pengguna jalan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan teknis serta mengedepankan etika berkendara guna meminimalkan risiko kecelakaan.
Para pengendara yang melintasi kawasan atau daerah baru umumnya membutuhkan konsentrasi yang lebih tinggi.
Hal ini dikarenakan mereka harus menyesuaikan diri dengan rute perjalanan, titik persimpangan, karakter fisik jalan, hingga kondisi lalu lintas setempat yang belum familier.
Situasi tersebut kerap memengaruhi akurasi pengambilan keputusan di jalan raya, terutama saat pengendara terfokus pada aplikasi navigasi digital.
Senior Instruktur Safety Riding Oke Desiyanto menjelaskan, dinamika lalu lintas yang padat menuntut seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kemampuan prediksi dan antisipasi terhadap potensi bahaya di sekitarnya.
“Dalam situasi lalu lintas yang padat dan dinamis, setiap pengendara perlu memiliki empati serta kemampuan membaca potensi risiko di sekitarnya," kata Oke Desiyanto dalam keterangannya, Minggu (24/5/2026).
"Pengendara yang sedang mencari arah atau menyesuaikan diri dengan lingkungan baru tentu membutuhkan ruang dan toleransi dari pengguna jalan lain,” kata Oke Desiyanto dalam keterangannya," imbuhnya.
Masalah utama yang sering timbul dari pengendara yang mengandalkan aplikasi penunjuk arah seperti Google Maps adalah keterlambatan dalam merespons instruksi navigasi.
Baca Juga: Awas, Gaya Berkendara Ini Bisa Bikin Ban Motor Rusak! Begini Tipsnya Agar Awet dan Tetap Cari Aman
Terdapat dua fenomena respons terlambat yang sering memicu kecelakaan lalu lintas di jalur wisata:



