Pengabdian Masyarakat P2DB: Tim Interprofesi Kesehatan UMS Lanjutkan Pendampingan Lansia di Sukoharjo


RADARSOLO.COM - Tim interprofesi kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melanjutkan kegiatan pengabdian masyarakat bersama Kelompok Lansia Peduli Insani di Dusun Mendungan, Desa Pabelan, Kecamatan Kartasura, Sukoharjo, melalui program SIJANTUNG (Sinergi Jaga Jantung).
Program tahun 2026 ini berfokus pada penguatan pengelolaan kesehatan lansia, terutama dalam mengenali dan mengendalikan faktor risiko diabetes, hipertensi, serta komplikasi kardiovaskular.
Tim melanjutkan pendampingan setelah melaksanakan program SIKATES (Siap Kawal Diabetes) bersama kelompok lansia yang sama pada periode sebelumnya.
Baca Juga: Hadiri Silatnas BEM PTMA di UMS, Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ingatkan Mahasiswa Jaga Independensi
Jika SIKATES fokus pada pengelolaan diabetes mellitus, SIJANTUNG memperluas materi edukasi dengan membahas pencegahan resiko kardiometabolik.
Tim interprofesi kesehatan UMS dalam kegiatan ini diketuai oleh Enita Dewi, S.Kep., Ns, MN dan melibatkan dosen dan mahasiswa dari bidang keperawatan, kedokteran, gizi, dan fisioterapi.
Setiap bidang berkontribusi sesuai dengan keahliannya dalam menyusun dan memberikan edukasi kesehatan kepada lansia.
Tim menggunakan pendekatan interprofesi agar lansia memperoleh informasi mengenai berbagai faktor yang berkaitan dengan kesehatan kardiovaskular.
Kegiatan ini juga memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dengan bidang kesehatan lain saat melaksanakan pengabdian masyarakat.
Tim interprofesi kesehatan UMS memulai rangkaian SIJANTUNG pada 9 September 2026 dengan mensosialisasikan program, melakukan skrining kesehatan, dan memberikan edukasi dasar mengenai risiko kardiometabolik serta komplikasi jantung.
Sebanyak 37 lansia mengikuti edukasi dan menjalani skrining kesehatan tahap pertama. Tim memeriksa tekanan darah dan gula darah sewaktu pada peserta yang mengikuti skrining.



