RADARSOLO.COM — Middle Years Program High School (MYP-HS) Al Firdaus Sukoharjo menggelar Jumat Pentas sebagai sarana pengembangan kreativitas siswa, Jumat (26/1).
Bidang Kehumasan MYP HS Al Firdaus Sukoharjo Sri Lestari menjelaskan, sekolah rutin menggelar kegiatan di hari Jumat.
Mulai Jumat Religi, Jumat Berbagi, Jumat Pentas, Jumat Sehat, dan Jumat Bersih.
“Untuk Jumat Pentas ini di akhir bulan. Jadi setiap kelas mulai kelas VII sampai XII (SMP-SMA,Red),” tuturnya.
Dikatakan Tari, sapaan akrab Sri Lestari, Jumat di pekan terakhir Januari ini giliran SMP kelas IX sebagai penampil.
Mereka menampilkan drama di lingkungan sekolah di hadapan 130-an siswa.
“Tema ini yang dipilih anak-anak adalah lingkungan. Tema ini sesuai dengan Sekolah Al Firdaus yang mendapat penghargaan Sekolah Adiwiyata,” jelasnya.
Tema tersebut juga sesuai dengan lingkungan sekolah yang memiliki banyak pohon dan tanaman.
Adapun drama yang ditampilkan siswa mengandung pesan agar manusia selalu menjaga keseimbangan alam.
Serta sebagai pengingat bahwa segala perbuatan ada konsekuensinya.
“Drama yang ditampilkan itu menceritakan soal orang yang suka menebang pohon akan menerima karma,” paparnya.
“Jadi nilai yang ingin disampaikan itu larangan menebang pohon secara liar. Intinya untuk menjaga lingkungan,” imbuh Tari.
Untuk pentas tersebut, segala persiapan hingga pementasan dilakukan oleh siswa secara mandiri.
Peran guru, kata Tari, hanya mewadahi pemikiran siswa. Misalnya terkait tema apa yang dipilih.
"Sedangkan dari konsep, tema, produksinya semua dari siswa,” tuturnya.
Menurut dia, Jumat Pentas ini menjadi wadah bagi siswa agar bisa menampilkan segala bentuk minat dan bakat siswa yang berkaitan dengan seni.
Mulai dari teater, tari, drama, tarik suara, dan musik.
Serta merupakan hasil kolaborasi siswa reguler dan inklusi.
"Yang inklusi tetap diberi peran sesuai dengan skill mereka. Dan itu diapresiasi anak-anak reguler,” katanya.
Sehingga, lanjut dia, para siswa sudah terbiasa berempati.
"Itu yang kami ajarkan bahwa kita semua itu setara,” imbuhnya.
Melalui Jumat Pentas ini, Sekolah Al Firdaus juga berupaya menanamkan rasa percaya diri pada siswa untuk tampil di depan umum. Terlebih lagi untuk siswa inklusi.
“Jadi semua bisa disatukan melalui wadah ini, tidak ada perbedaan antara siswa reguler dan siswa inklusi," tandas Tari (zia/ria)
Editor : Syahaamah Fikria