Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Munas KAFK UNS 2024 Bahas Isu Health Tourism dan Pemilihan Pengurus Baru

Fauziah Akmal • Minggu, 1 September 2024 | 05:29 WIB
Pembukaan Munas KAFK UNS 2024 di UNS Tower, Sabtu (31/8).
Pembukaan Munas KAFK UNS 2024 di UNS Tower, Sabtu (31/8).

RADARSOLO.COM - Keluarga Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (KAFK UNS) Solo menggelar musyawarah nasional (munas) 2024 di UNS Tower, Sabtu (31/8). Diikuti beberapa delegasi dari berbagai angkatan mulai dari angkatan 1970-2018.

Dalam opening ceremony ini, Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menyampaikan mengenai peluang dan tantangan pelayanan kesehatan non jaminan kesehatan nasional dalam meningkatkan health tourism di Indonesia.

"Analisis komparatif terhadap biaya layanan operatif negara maju kesehatan jauh lebih mahal dibandingkan negara-negara berkembang sehingga mendorong penduduk negara maju mencari alternatif untuk mendapatkan tatalaksana medis di negara berkembang," paparnya.

Dia mencontohkan biaya layanan hysterectomy di Amerika Serikat mencapai USD 20 ribu, sementara di Indonesia hanya USD 2 ribu. Begitu pula pada layanan HIP replacement di AS mencapai USD 43 ribu, sementara di Indonesia hanya USD 4 ribu.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Klaten Muhammad Husen Prabowo yang juga panitia kegiatan menjelaskan, munas rutin digelar setiap empat tahun sekali untuk menetapkan kepengurusan baru. Serta program kerja yang dapat mengembangkan peran alumni dalam masyarakat dan almamater.

"Harapannya kiprah para alumni pada masyarakat, pada almamaternya, serta pada generasi yang akan datang akan bisa lebih baik," papar Husen.

Terkait mekanisme pemilihan pengurus baru, Husen menegaskan bahwa prosesnya lebih mengedepankan kesejawatan, kesantunan, dan kebersamaan. Musyawarah mufakat menjadi prinsip utama dalam memilih siapa yang terbaik untuk memimpin. 

"Tentunya pandangan-pandangan dari para delegasi yang akan memilih. Banyak alumni UNS yang punya prestasi, yang memiliki rekam jejak yang baik, dan nanti calon akan muncul dengan sendirinya," jelasnya.

Foto bersama usai Munas KAFK UNS 2024 di UNS Tower, Sabtu (31/8).
Foto bersama usai Munas KAFK UNS 2024 di UNS Tower, Sabtu (31/8).

Sementara itu, Ketua KAFK UNS Sri Pratomo menekankan agar para alumni mengasah soft skill dan hard skill, menjunjung tinggi etika dan menguasai IT.

"Alumni harus tetap membantu almamater dalam kegiatan-kegiatan pendidikan. Perkembangan zaman sudah sangat maju, kita harus mengikutinya," bebernya.

Baca Juga: Dilantik Jadi Rektor UNS, Begini Isi 7 Pakta Integritas yang Harus Dipatuhi Hartono

Selain itu, Pratomo menekankan pentingnya peran alumni dalam berkontribusi terhadap pengembangan regulasi di bidang kesehatan. Menurutnya, alumni FK UNS tidak bisa hanya menjadi dokter murni, tetapi harus memahami regulasi. 

"Sekarang sudah tidak PCC (patient centered care) lagi tetapi FPCC (family patient centered care). Makanya FPCC yang menjadi harapan kita lebih baik lagi ke depannya supaya hubungan kita dengan pasien-keluarga pasian lebih baik lagi," imbuhnya.

Terdapat serangkaian kegiatan, seperti pelatihan public speaking, pemilihan dan pelantikan pengurus baru, serta malam keakraban. Ditutup kegiatan bakti sosial dan sambu rasa temu kangen kampus pada Minggu (1/9). (zia/fer)

Editor : fery ardi susanto
#keluarga alumni fakultas kedokteran uns #munas kafk uns 2024