RADARSOLO.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sragen resmi merilis ratusan titik lokasi pelaksanaan salat Id.
Langkah ini dilakukan sebagai panduan bagi warga Muhammadiyah maupun masyarakat umum agar ibadah dapat berlangsung khusyuk dan tertib pada Jumat (20/3/2026).
Berdasarkan data yang dihimpun, lokasi salat Id tersebar di berbagai Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) di seluruh wilayah Kabupaten Sragen.
Untuk wilayah Sragen Kota, pelaksanaan salat Id dipusatkan di 11 titik utama. Beberapa di antaranya Masjid Atiq Bin Syuwais, Masjid Raya Al-Falah, dan Masjid Taqwa Pecing.
Sementara di Karangmalang, masyarakat dapat memilih lokasi seperti Lapangan Plumbungan dan Masjid Al-Fattah Puro.
Sesuai sunnah, banyak PCM memanfaatkan lapangan terbuka sebagai lokasi utama. Di Gemolong, misalnya, salat Id digelar di Lapangan Desa Peleman dan Lapangan Voli Ngembat Asri.
Wilayah Masaran tercatat memiliki titik terbanyak, mulai dari Lapangan Pilang hingga halaman SDN Kliwonan 2.
Di wilayah lain, seperti Sidoharjo menyediakan Lapangan Desa Patihan dan Masjid Paingan. Sedangkan Sukodono memusatkan kegiatan di Lapangan Pantirejo dan SDN Bendo 3.
Untuk wilayah utara seperti Gesi, lokasi disiapkan di halaman kecamatan dan Lapangan Tanggan. Di Sumberlawang, warga bisa menuju Lapangan Ngandul atau Lapangan Pacuan Kuda Ngargotirto.
Sementara di wilayah timur, yakni Sambungmacan, titik salat tersebar di Lapangan Jatisomo dan Masjid Baiturrahman Banaran.
Tokoh Muhammadiyah Sragen, Dodok Sartono, menyampaikan bahwa daftar lokasi tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah.
“Ini baru daftar sementara, ada kemungkinan masih bisa bertambah,” ujarnya.
Ia berharap banyaknya pilihan lokasi dapat menghindari penumpukan jemaah di satu titik, sehingga pelaksanaan ibadah berlangsung lancar dan nyaman.
Baca Juga: Arus Mudik Lebaran 2026 di Klaten Melonjak 57,5 Persen, Tol Prambanan Jadi Titik Terpadat
PDM Sragen juga memastikan seluruh panitia di tingkat PCM hingga Pimpinan Ranting (PRM) telah melakukan persiapan teknis. Mulai dari pengaturan saf, penunjukan imam dan khatib, hingga kesiapan lokasi.
Masyarakat pun diimbau untuk menyambut hari kemenangan dengan penuh kegembiraan, namun tetap menjaga kekhusyukan dalam beribadah. (din/nik)