Setidaknya harapan keluarga besar PFA masih terbuka, khususnya di tim U-15-nya. Di ajang Piala Soeratin U-15, tim PFA U-15 baru akan berjuang di babak semifinal hari ini (23/2).
Di babak 8 besar U-15 kemarin, PFA menang atas Persekap Kabupaten Pekalongan. Di mana di waktu normal kedua tim imbang 1-1, namun saat adu tendangan penalti, PFA menang 4-1.
Di babak yang sama, sayangnya wakil Solo, yakni AT Farmasi terhenti langkahnya. Tim kalah 0-2 dari Mas Jaya Sokaraja, Rabu (22/2).
Pelatih PFA Sukoharjo U-15 Muhammad Khoirullah optimistis kemampuan anak asuhnya bisa terus melaju hingga ke partai puncak. Apalagi mereka berada dalam satu asrama, tentu jembatan chemistry antarpemain sangat kuat.
"Kami optimistis. Kami percaya dengan kemampuan para pemain," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Solo.
Soal persiapan, masalah recovery jadi fokus utama. Pria yang kerap disapa Khoirul itu menjelaskan pemainnya sudah berlaga empat kali dalam minggu ini. Fisik pemain jelas terkuras saat diharuskan menjalani jadwal yang cukup padat ini.
"Jika sampai final, kami bermain enam kali dalam delapan hari. Jadi catatan besarnya di kondisi fisik dan kebugaran pemain," imbuhnya.
Syukurnya, PFA punya tim medis hingga fisioterapi pribadi, sehingga para pemain langsung tertangani dan dicek kondisinya saat atau usai bertanding. Termasuk dua penggawa yang dalam kondisi cedera ringan saat ini.
"Kami tak berkesempatan untuk latihan. Mungkin hanya latihan ringan. Sore hari ini (kemarin), kami jadwalkan untuk terapi es untuk membantu recovery," jelasnya.
Di sisi lain, PFA akan melakukan beberapa aktivasi pemain. Khususnya bagi mereka yang belum mendapat kesempatan untuk bermain.
"Selain itu, setiap malam kami biasa meeting dengan pemain. Ada sesi match analysis. Jadi apa yang harus kami siapkan, apa kelemahan dan kekurangan lawan, game plan untuk pertandingan besok (hari ini)," terangnya.
Dalam kompetisi ini, Khoirul menargetkan partai final hingga juara. Sama seperti di Liga Topskor di Madiun yang tengah dijalani PFA.
"Kebetulan ada event yang bebarengan. Yakni Liga Topskor di Jumat dan Sabtu. Sama-sama kami targetkan juara," tegasnya.
Sementara itu, Manajer PFA Sukoharjo Dwi Joko mengaku bersyukur dan bahagia timnya mencapai titik ini. "Bagi saya di PFA, ini hasil yang menggembirakan. Apalagi U-13 dan U-15 telah banyak berganti pemain. Karena pemain utama kami sudah bisa masuk tim Elite Pro Academy (EPA)," bebernya
Hasil tersebut jadi motivasi plus pembelajaran. Demi tingkatkan prestasi sebagai individu PFA menuju top level yang ada.
"Keberhasilan ke semifinal ini memberi keyakinan kepada kami. Apa yang telah kami lakukan untuk pembinaan sepak bola sudah di track yang benar," sambungnya. (nis/nik)
Editor : Syahaamah Fikria