RADARSOLO.COM – Laga seru tersaji saat Persis Solo menjamu Bali United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-25 di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/3/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi tuan rumah yang tengah berjuang menjauh dari zona degradasi. Laskar Sambernyawa membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi musim depan.
Di sisi lain, Bali United datang dengan misi memperbaiki performa setelah dalam lima laga terakhir kesulitan meraih kemenangan secara konsisten.
Serdadu Tridatu berupaya mencuri poin di kandang Persis Solo.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persis Solo langsung mengambil inisiatif menyerang. Namun, sejumlah upaya awal yang dibangun belum mampu memberikan ancaman berarti ke gawang Bali United yang dijaga Hauptmeijer.
Pada menit kelima sempat terjadi indikasi handsball yang melibatkan pemain Persis Solo di area pertahanan. Meski demikian, wasit memutuskan tidak ada pelanggaran sehingga pertandingan tetap dilanjutkan.
Hingga menit ke-17, kedua tim masih kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Bali United hampir membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui sepakan Yachida yang berubah arah setelah mengenai pemain bertahan Persis.
Beruntung bagi tuan rumah, bola hanya membentur mistar gawang.
Persis Solo merespons pada menit ke-27 lewat percobaan jarak jauh Miroslav Maricic. Namun, bola masih mampu ditepis kiper Bali United.
Satu menit berselang, Persis juga sempat mengklaim adanya handsball di kotak penalti Bali United, tetapi wasit hanya memberikan tendangan sudut.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-31. Dejan Tumbas membawa Persis Solo unggul setelah sepakannya mengenai pemain belakang Bali United sehingga arah bola berubah dan mengecoh kiper. Laskar Sambernyawa memimpin 1-0.
Persis Solo kemudian menggandakan keunggulan pada menit ke-40 melalui Bruno Gomes yang sukses memanfaatkan umpan matang dari Miroslav Maricic. Hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan, skor 2-0 untuk keunggulan Persis Solo tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, Bali United yang tertinggal dua gol langsung tampil lebih agresif. Hingga menit ke-51, Persis Solo masih berada dalam tekanan permainan Serdadu Tridatu.
Persis sempat melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-53 melalui sisi kiri yang diinisiasi Alex Van Djin. Namun, umpan yang dilepaskan gagal dimaksimalkan Maricic menjadi peluang berbahaya.
Pada menit ke-56, Andrei Alba nyaris menambah keunggulan Persis Solo melalui skema tendangan bebas yang dieksekusi Maricic. Sayangnya, sundulan Alba masih melebar tipis di sisi gawang.
Bali United kembali mengancam pada menit ke-57 lewat sepakan Ricky Fajrin. Namun, peluang tersebut belum membuahkan hasil setelah bola hanya membentur mistar gawang Persis Solo.
Memasuki menit ke-71, Bali United sempat mendapat hadiah penalti setelah salah satu penyerangnya dilanggar bek Persis Solo. Namun, keputusan tersebut dianulir setelah wasit menerima intervensi dari VAR.
Laga juga sempat diwarnai insiden horor pada menit ke-79 ketika kiper Persis, Muhammad Riyandi, mengalami benturan keras karena pendaratan yang tidak sempurna setelah berupaya mengamankan bola hingga tak sadarkan diri dan harus mendapat penanganan medis sebelum digantikan Vukasin Vranes.
Di menit ke-89, Bruno Gomes sempat mencetak gol setelah memanfaatkan umpan silang Dusan Mijic, tetapi gol tersebut dianulir karena dianggap berada dalam posisi offside.
Namun di menit-menit tambahan waktu, Bruno Gomes akhirnya mencetak gol penentu kemenangan memastikan Persis Solo menang 3-0 dan membawa angka penuh dihadapan tujuh ribu lebih suporter yang hadir di Stadion Manahan Solo. (hj/nik)
Editor : Niko auglandy