PAD Solo Tembus 94,40 Persen, Tapi Belum Capai Target: DPRD Beri Catatan untuk Pemkot


RADARSOLO.COM – Kinerja fiskal Pemkot Solo masih relatif stabil, namun satu catatan krusial tak bisa ditutup-tutupi: Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2025 kembali gagal mencapai target.
Fakta itu mengemuka dalam rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) di Graha DPRD Kota Solo, Selasa (31/3). Meski realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan mencapai 94,40 persen, kontribusi PAD dinilai belum optimal dan menjadi pekerjaan rumah serius.
Baca Juga: Pengisian Kursi Wakil Bupati Klaten, DPRD Tunggu Surat Balasan Kemendagri: Begini Mekanismenya
Wali Kota Solo Respati Achmad Ardianto mengakui capaian tersebut belum sesuai harapan. Ia menyebut masih ada sektor-sektor yang belum digarap maksimal.
“PAD belum sepenuhnya sesuai target. Ini menjadi evaluasi kami, terutama pada sektor pajak dan retribusi yang perlu didorong lebih optimal,” ujarnya.
Respati menegaskan, kendati PAD tersendat, struktur fiskal Solo masih cukup kuat. Hal ini tercermin dari tingginya realisasi pendapatan daerah yang mampu menopang jalannya pemerintahan.
“Secara umum masih terjaga di angka 94,40 persen. Artinya, fiskal kita masih stabil,” tegasnya.
Namun, stabilitas ini tidak membuat Pemkot berpuas diri. Respati memastikan langkah perbaikan akan ditempuh, mulai dari intensifikasi hingga ekstensifikasi sumber pendapatan. Digitalisasi sistem dan penguatan pengawasan juga disiapkan untuk menutup potensi kebocoran.
Baca Juga: Efisiensi Energi Didorong, Pemkot Solo Bakal Uji Coba Bike to Work bagi ASN Secara Parsial
Tak hanya itu, penguatan ekonomi lokal disebut menjadi kunci jangka menengah. Pemkot akan mendorong sektor UMKM, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai mesin baru peningkatan PAD.
“Kalau ekonomi lokal bergerak, PAD pasti ikut terdongkrak,” ujarnya.



