Sekadar informasi, kunjungan putra sulung Presiden Joko Widodo itu merupakan langkah lanjutan usai proposal terkait permohonan bantuan pendanaan yang dibuat sebelumnya telah diterima oleh pemerintah UEA. Selanjutnya Gibran dijadwalkan untuk berkunjung guna presentasi dan melakukan berbagai rangkaian langkah lanjutan agar bantuan pendanaan itu bisa goal.
“Ternyata (kabar terbaru) langsung tanda tangan, jadi saya tidak perlu presentasi lagi,” ungkapnya, Minggu (25/12).
Bantuan pendanaan itu nominalnya terbilang cukup besar walau Gibran enggan menyebut berapa besaran dana tersebut. Bantuan itu direncanakan akan digunakan untuk menyelesaikan sejumlah proyek infrastruktur mangkrak, yakni GOR Indoor Manahan yang terbengkalai dalam beberapa tahun terakhir. Selain itu dana tersebut juga untuk pengentasan kawasan kumuh di Solo.
“Saya ingin percepatan pengentasan kawasan kumuh juga. Dari 70 persen ke 100 persen. Kami selesaikan dalam dua tahun, jadi nol persen kawasan kumuh,” tegasnya.
Izin untuk cuti dari 25-31 Desember dari Menteri Dalam Negeri juga telah dikantonginya sejak beberapa waktu terakhir. “Saya izin ke UEA-nya sama istri (Selvi Ananda, Red),” terang Gibran. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram