Dalam acara ini terlihat anak-anak hingga remaja belajar membuat topeng tradisional dengan langsung belajar dari ahlinya.
"Di Hari Lahir Pancasila ini kami berharap generasi muda bisa mengenal akan budayanya sendiri agar bisa memajukan peradabannya," imbuh Margono, pemilik Sanggar Wayang Gogon sekaligus penanggung jawab workshop pembuatan topeng ini.
Lurah Jebres Lanang Aji mengungkapkan kegiatan ini sengaja dilakukan untuk mewadahi minat bakat anak-anak dan muda-mudi yang ada di Kelurahan Jebres.
“Ini berlangsung tiga hari. Hari pertama ini workshop pembuatan topeng. Hari kedua pentas wayang kulit, dan hari ketiganya ada pentas seni. Memahami seni budaya sendiri sama halnya dengan membangun peradaban, sesuai tema Hari Lahir Pancasila tahun ini," ucapnya.
Potensi daerah juga ditonjolkan, salah satunya dengan menggelar bazar untuk para UMKM di daerah tersebut.
“Dengan memaksimalkan potensi-potensi yang ada, pemerintah dan warga bersinergi untuk membangun dan menguatkan sendi-sendi ekonomi hingga seni budaya yang ada di kelurahan. Daripada wisata ke luar kota mending menikmati hiburan dan berwisata di wilayah sendiri," papar lurah. (ves/nik/dam) Editor : Damianus Bram