Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

TPA Putri Cempo Solo Sempat Terbakar, Pjs Wali Kota Ingatkan Ini

Silvester Kurniawan • Kamis, 26 September 2024 | 05:15 WIB

 

Pjs Wali Kota Solo sidak ke TPA Putri Cempo, Rabu (25/9). (Humas Pemkot)
Pjs Wali Kota Solo sidak ke TPA Putri Cempo, Rabu (25/9). (Humas Pemkot)

RADARSOLO.COM – Pemkot Solo terus meningkatkan kewaspadaan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo pasca kebakaran, Selasa (24/9) malam. Ini perlu dilakukan mengingat tingginya suhu udara pada siang hari meski sempat diguyur hujan. 

Sekadar informasi, kebakaran yang terjadi pada Selasa malam lalu terjadi sekira pukul 10.30 di blok B bersebelahan dengan instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT). Namun, kobaran api langsung bisa dikendalikan tak lama setelah api muncul. 

Meski demikian, upaya pendinginan dengan menyemprot area dilakukan terus menerus hingga Rabu (25/9) pagi. Ini sebagai langkah antisipasi yang bisa memicu kebakaran lain lebih-lebih karena di akhir musim kemarau suhu udara terbilang tinggi dalam beberapa waktu terakhir.

"Timbunannya sudah tinggi dan kandungan gas metan banyak. Ditambah beberapa hari ini suhunya tinggi, panasnya menyengat. Kalau di TPA hitungannya belum hujan karena baru sedikit," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Solo Kristiana Hariati di sela kunjungan ke lokasi kebakaran. 

Guna mengantisipasi kebakaran susulan atau munculnya titik api baru karena pendinginan belum tuntas, Kristiana memaksimalkan upaya penyemprotan di area lokasi kebakaran.

Hal lain yang juga diupayakan adalah menyiagakan jajaran dan berkoordinasi dengan berbagai pihak seperti dengan badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) maupun Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Solo 

"Ini sudah kami sampaikan ke kepala BPBD dan damkar agar tidak lebih parah. Kalau berkaca dari kebakaran yang pernah terjadi, kita upayakan pemasangan hidran. Tahun ini baru mencakup 40 persen. Tahun depan kalau ada anggaran kami upayakan agar bisa 100 persen," kata dia. 

Kepala Dinas Damkar Kota Solo Sutarjo memastikan selalu siaga merespons kebakaran di TPA Putri Cempo. Sebab itu, personel maupun sarana prasarana siaga 24 jam untuk antisipasi potensi bencana kebakaran. Kesigapan ini dibuktikan dengan kebakran yang bisa dikendalikan dalam kurun waktu tiga jam penyemprotan. 

"Kami dapat laporan 23.30, dan pendinginan selesai pukul 03.00. Kami juga cukup kaget ada hujan kok ada seperti itu, membingungkan semua. Tapi kami tetap siaga untuk penanganan kebakaran baik di TPA atau lokasi lainnya," kata dia. 

Pengecekan lokasi TPA Putri Cempo yang terbakar itu dilakukan jajaran Pemkot Solo bersama Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Solo Dhoni Widianto. Ini penting dilakukan lantaran selain Selasa malam lalu TPA Putri Cempo juga pernah terbakar hebat pada 2011, 2013, 2014, 2019 dan paling parah pada September dan Desember 2023 lalu. 

"Ini harus dilakukan mitigasi risiko karena frekuensi kebakaran termasuk sering. Ini perlu dilakukan, secara teknis kira-kira apa yang bisa dilakukan," kata Dhoni. (25/9). (ves/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#kebakaran #pemkot solo #damkar #suhu