Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pemkot Solo Gencarkan Penanganan Wilayah Kumuh, Dimulai dari Perbaikan Jalan-Drainase

Silvester Kurniawan • Kamis, 30 Oktober 2025 | 18:04 WIB
CEK: Wali Kota Solo Respati Ardi saat meninjau kondisi pemukiman warga.
CEK: Wali Kota Solo Respati Ardi saat meninjau kondisi pemukiman warga.

RADARSOLO.COM - Penanganan kawasan kumuh di Solo terus dilakukan secara bertahap. Namun sebelum fokus ke perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), jalan lingkungan dan drainase akan jadi prioritas lebih dulu. 

Di sela kunjungan program RTLH, Wali Kota Solo Respati Ardi menegaskan, pengentasan kawasan kumuh akan terus dilakukan pada setiap tahunnya seperti yang dilakukan di sejumlah kelurahan pada 2025 dengan sasaran 17 penerima program RTLH. 

"Total ada 17 titik di Kelurahan Sewu, Sangkrah, dan Nusukan. Kalau di Sewu ini kebetulan ada 4 hunian warga yang disasar RTLH," ungkapnnya, Rabu (29/10). 

Meski demikian, untuk tahun selanjutnya dia akan fokus pada penataan kawasan terlebih dulu sebelum menyasar program RTLH yang ada di wilayah setempat.

Perbaikan jalan lingkungan dan saluran drainase jadi hal yang diutamakan selain perbaikan hunian warga yang kurang representatif itu. 

"Metodenya yang pertama di sasar jalan dan drainase lingkungan dulu. Kalau sudah baik baru di RTLH nya. Kita libatkan partisipasi masyarakat karena pemilik rumah juga mengawal prosesnya," terangnya. 

Ketua RT 06 RW 08 Kelurahan Sewu, Ari Sapto Untoro membenarkan bahwa jalan lingkungan dan drainase di wilayahnya juga perlu menjadi perhatian.

Oleh sebab itu sebelumnya wilayahnya disasar perbaikan fasilitas umum tersebut sebelum 4 warganya disasar bantuan RTLH yang berlangsung pada saat ini. 

"Sebelumnya kami ajukan perbaikan drainase, paving jalan lingkungan, dan RTLH. Ini mulai dikerjakan. Saat ini di RT 06 RW 08 sudah bagus, tinggal hilirisasi sungai kecil. Tahun depan kami ajukan lagi RTLH nya karena dari 11 rumah, tahun ini baru 4 rumah yang dapat," ucapnya. 

Salah satu penerima bantuan RTLH, Sukirman mengaku senang karena rumah mungil yang dihuni dua KK itu memang dalam kondisi memprihatinkan.

Bantuan RTLH dari pemerintah kota itu dipakai untuk meninggikan menjadi dua lantai agar lebih nyaman ditinggal banyak kepala. 

"Kalau lagi hujan ganteng bocor, di bawah lembab terus. Ini dibangun dan ditinggikan karena sempit kalau di bawah semua," terangnya. (ves/nik) 

Editor : Niko auglandy
#kumuh #rtlh #rumah #pemkot solo #Respati