Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antisipasi Mudik 2026: Dinkes Solo Tes Urine Sopir Bus di Tirtonadi, Ini Temuannya

Antonius Christian • Rabu, 11 Maret 2026 | 13:28 WIB

Cek kesehatan sopir di Terminal Tirtonadi Solo. (M Ihsan/Radar Solo)
Cek kesehatan sopir di Terminal Tirtonadi Solo. (M Ihsan/Radar Solo)

RADARSOLO – Menjelang ledakan arus mudik Lebaran 2026, Terminal Tipe A Tirtonadi Solo memperketat pengawasan terhadap faktor manusia dan armada. Pada Rabu (11/3), puluhan sopir bus antarkota antarprovinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh dan tes urine guna memastikan mereka dalam kondisi prima saat mengantar pemudik ke kampung halaman.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi lintas sektoral antara Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Solo, pengelola terminal, Satlantas Polresta Solo, serta Jasa Raharja sebagai bagian dari program keselamatan transportasi nasional.

Baca Juga: BMKG Beri Alarm Kemarau Ekstrem Mulai Awal April 2026: Ternak Terancam, Begini Cara Stok Pakan Awetan Menurut Ahli

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Solo, Aji Danarto, menjelaskan bahwa setiap pengemudi wajib melewati serangkaian pos pemeriksaan. Hal ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan akibat faktor kelelahan atau kondisi medis mendadak (human error).

“Kami melakukan skrining riwayat kesehatan, cek gula darah, tekanan darah, tes buta warna, hingga tes NAPZA (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif). Ini krusial agar risiko kecelakaan akibat faktor kesehatan dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Aji.

Baca Juga: Inilah 5 Bus Legendaris Wonogiri Andalan Para Pahlawan Bakso yang Kini Tinggal Kenangan

Dari hasil pemeriksaan sementara, mayoritas sopir dinyatakan sehat. Meski demikian, petugas menemukan beberapa pengemudi dengan kadar gula darah di atas normal. “Untuk yang gula darahnya meningkat, langsung kami berikan tata laksana dan obat sementara. Mereka tetap boleh bertugas dengan catatan wajib kontrol rutin di pos kesehatan sepanjang jalur mudik,” tambahnya.

Baca Juga: Bukan Sekadar Rasa, Tapi Cerita: Menemukan Jiwa Wonogiri Melalui 12 Kuliner Otentiknya

Setiap pengemudi yang telah diperiksa akan mendapatkan surat keterangan resmi dengan tiga kategori status. Layak kriterinya kondisi fisik sempurna tanpa masalah kesehatan. Layak dengan catatan yaitu memiliki kondisi medis ringan namun tetap dalam pengawasan. Dan terakhir tidak layak, yaitu diberikan jika ditemukan risiko tinggi, seperti hasil tes NAPZA positif atau penyakit kronis yang membahayakan.

Baca Juga: Inilah 5 Bus Legendaris Wonogiri Andalan Para Pahlawan Bakso yang Kini Tinggal Kenangan

“Sampai saat ini, Alhamdulillah belum ada temuan NAPZA yang positif. Jika ada, langsung kami nyatakan tidak layak mengemudi,” tegas Aji.

Seiring dengan pemeriksaan kesehatan pengemudi, pengelola Terminal Tirtonadi juga mengintensifkan pemeriksaan kelaikan kendaraan (ramp check). Kadiv Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) Terminal Tirtonadi, Sunardi, menyatakan bahwa pengecekan mencakup aspek teknis dan administratif.

Baca Juga: Surga Bahari yang Tersembunyi: Intip 10 Pantai Hidden Gem Wonogiri untuk Rehat dari Hiruk Pikuk Kota

“Secara teknis, kami cek kondisi ban, fungsi spion, lampu, hingga rem. Secara administratif, kami periksa trayek, STNK, dan masa berlaku buku uji kendaraan (KIR). Kami ingin memastikan unit bus yang masuk ke terminal benar-benar layak pakai,” kata Sunardi.

Hingga Rabu siang, petugas belum menemukan pelanggaran signifikan baik dari sisi kesehatan sopir maupun kondisi fisik bus. Melalui pengawasan ketat ini, diharapkan arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Kota Solo dapat berjalan lancar, aman, dan tanpa kendala berarti bagi para penumpang. (atn)

Editor : Kabun Triyatno
#mudik lebaran #Transportasi #sopir #kesehatan #Terminal Tipe A Tirtonadi #cek kesehatan #risiko tinggi #kelelahan