Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kunci Tergantung, Sepeda Motor Guru TK di Sragen Digondol Maling

Ahmad Khairudin
Penulis: Ahmad Khairudin❯
Anggota Polres Sragen mengamankan sepeda motor korban pencurian di Kecamatan Gemolong. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Anggota Polres Sragen mengamankan sepeda motor korban pencurian di Kecamatan Gemolong. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akibat kelalaian pemilik kembali terjadi di wilayah hukum Polres Sragen.


Advertisement

Kali ini, menimpa Hayin Noor Amira, seorang guru di TK ABA 1 Gemolong. Gara-gara kunci kontak tertinggal di motor, Honda Vario miliknya raib digondol maling pada Jumat (6/2/2026).

​Namun, pelarian pelaku tak berlangsung lama. Hanya dalam waktu 13 jam setelah laporan diterima, tim gabungan Unit Reskrim Polsek Gemolong yang di-back up Polsek Miri dan Polsek Sumberlawang berhasil meringkus tersangka bernama Andre Irvan, 36.

Peristiwa bermula saat korban tiba di sekolah sekitar pukul 12.30 WIB untuk mempersiapkan berkas belajar mengajar.

Advertisement

Diduga karena terburu-buru, korban memarkirkan motor Honda Vario 125 miliknya di depan gerbang sekolah dengan kondisi kunci masih menempel.

​Satu jam berselang, seorang rekan korban curiga melihat motor tersebut dibawa pergi oleh orang asing.

Saat dicek ke parkiran, motor sudah raib. Korban pun langsung melapor ke Mapolsek Gemolong.

Advertisement

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyassari melalui Kapolsek Gemolong AKP Liyan Prasetyo mengungkapkan, pihaknya langsung bergerak cepat melakukan olah TKP dan analisis di lapangan.

”Pelaku berhasil kami amankan pada Sabtu (7/2/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di wilayah Karanganyar. Identitas pelaku merupakan warga Gemolong yang tinggal di Sumberlawang,” terang AKP Liyan.

​Petugas sempat harus bekerja ekstra karena pelaku berusaha menghilangkan jejak. Motor korban ditemukan disembunyikan di area persawahan wilayah Sumberlawang.

Sementara pelat nomor dan STNK dipisah di lokasi berbeda. Pelaku mengaku nekat mencuri karena terdesak motif ekonomi.

Keberhasilan ini menjadi catatan prestasi bagi Polres Sragen dalam merespons laporan masyarakat secara profesional.

Meski demikian, pihak kepolisian kembali mewanti-wanti masyarakat akan tingginya tingkat kerawanan curanmor yang sering kali dipicu oleh kelalaian pemilik kendaraan.

”Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Pastikan kunci tidak tertinggal dan gunakan kunci ganda. Kejahatan sering kali terjadi bukan hanya karena niat pelaku, tapi karena adanya kesempatan," tegas kapolsek.

​Di sisi lain, korban, Hayin Noor Amira menyampaikan apresiasi mendalam atas kinerja kepolisian yang berhasil mengembalikan motornya dalam waktu kurang dari sehari.

”Responsnya sangat cepat dan profesional. Saya merasa sangat terlindungi,” ujarnya. (din/adi)

Advertisement

Artikel Terkait

Kejari Karanganyar Setorkan Uang Pengganti Kasus Korupsi Masjid Agung Madaniyah Rp 5,6 Miliar ke Kas Negara

Kejari Karanganyar Setorkan Uang Pengganti Kasus Korupsi Masjid Agung Madaniyah Rp 5,6 Miliar ke Kas Negara

Kejari Karanganyar kembalikan uang pengganti kasus korupsi Masjid Agung Madaniyah yang sudah inkrah ke kas negara.

Atap Kantor Bupati Karanganyar Ambruk, Ironi Jelang Hari Jadi Ke-109

Atap Kantor Bupati Karanganyar Ambruk, Ironi Jelang Hari Jadi Ke-109

Atap Kantor Bupati Karanganyar mendadak ambruk, Kamis (5/11/2026) malam. Penyebabnya diduga karena lapuk termakan usia.

Peserta Napak Tilas Joko Songo Meninggal, SMKN 1 Karanganyar Klaim sudah Lewati Cek Kesehatan

Peserta Napak Tilas Joko Songo Meninggal, SMKN 1 Karanganyar Klaim sudah Lewati Cek Kesehatan

Califfa Marwa Nabila, dikenal aktif dalam kegiatan pramuka sejak SMP hingga SMA. Kepergiannya meninggalkan duka bagi keluarga dan sekolah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer