Atap Kantor Bupati Karanganyar Ambruk, Ironi Jelang Hari Jadi Ke-109


RADARSOLO.COM — Atap teras dan plafon Gedung A Kantor Bupati Karanganyar mendadak ambruk pada Kamis (5/11/2026) malam sekitar pukul 20.15 WIB.
Insiden di kompleks perkantoran pusat Pemerintah Kabupaten Karanganyar tersebut sempat mengejutkan warga sekitar yang berkunjung ke Alun-Alun Karanganyar.
Tak hanya itu, sejumlah pegawai atau petugas jaga dari Satpol PP yang masih berjaga di kantor bupati tersebut juga dikejutkan dengan atap teras gedung utama kantor bupati tersebut.
Baca Juga: Peserta Napak Tilas Joko Songo Meninggal, SMKN 1 Karanganyar Klaim sudah Lewati Cek Kesehatan
Pantauan di tempat kejadian perkara (TKP), material reruntuhan berupa pecahan plafon, genting, dan kerangka kayu atap tampak berserakan memenuhi area lantai bawah.
Beberapa balok kerangka atap terlihat melengkung dan lapuk. Bangunan perkantoran tersebut diketahui telah berusia lebih dari 30 tahun.
Hingga Kamis malam, suasana di lokasi masih sibuk melakukan evakuasi. Sejumlah petugas dari Satpol PP bersama beberapa pegawai Pemkab Karanganyar terlihat berkumpul di sekitar lokasi kejadian untuk berkoordinasi guna menyusun langkah pembersihan puing-puing material atap yang berserakan.
Salah seorang saksi di lokasi menyebutkan, detik-detik sebelum roboh diawali dengan suara derakan kayu yang terdengar jelas dari arah atap.
"Terdengar suara kretek-kretek cukup keras dari atas, tidak lama kemudian langsung ambruk," ujar Rosyid, yang saat itu berada tak jauh dari Kantor Bupati dan sedang berada di Musala Diskominfo Kompleks Kantor Bupati Karanganyar, Kamis (5/11/2026) malam.
Ambruknya atap gedung pemerintahan ini terjadi di tengah persiapan peringatan Hari Jadi ke-109 Kabupaten Karanganyar yang puncak perayaannya dijadwalkan pada 18 November 2026 mendatang.
Baca Juga: Duka Napak Tilas Joko Songo di Karanganyar, Satu Peserta asal Jumantono Meninggal usai Kelelahan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait estimasi nilai kerugian material akibat kejadian ini. Petugas berwenang dan aparat terkait masih bersiap melakukan peninjauan teknis lebih lanjut usai proses pembersihan lokasi. (rud/adi)



