Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

DBD Kembali Mengganas di Sragen, Kalijambe Tembus 41 Kasus

Ahmad Khairudin • Kamis, 12 Februari 2026 | 19:48 WIB
ILUSTRASI: Demam berdarah dengue (Istimewa)
ILUSTRASI: Demam berdarah dengue (Istimewa)

RADARSOLO.COM – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sragen mengalami kenaikan, bulan ini. Penyebabnya diduga krena cuaca ekstrem yang tak menentu.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sragen, tercatat sudah ada 198 kasus yang ditemukan. Rinciannya, 185 pasien didiagnosa demam dengue, sementara 13 lainnya harus berjuang melawan DBD.

Jika tahun lalu Kecamatan Sumberlawang menjadi "juara" bertahan dengan total 239 kasus, kini peta kerawanan bergeser ke arah selatan.

Kecamatan Kalijambe menduduki urutan teratas dengan 41 kasus hingga awal Februari ini.

”Kami beri atensi khusus untuk wilayah dengan kepadatan kasus tinggi. Di Kalijambe, empat di antaranya sudah terkonfirmasi positif DBD,” ujar Kepala Dinkes Kabupaten Sragen Udayanti Proborini, Kamis (12/2/2026).

Selanjutnya Kecamatan Gemolong mencatatkan 25 kasus, disusul Sumberlawang dengan 17 kasus.

Meski angka di Sumberlawang menurun dibanding tahun lalu, dinkes tetap memberikan pengawasan ketat. Mengingat wilayah tersebut merupakan basis endemis di tahun sebelumnya.

Meski grafik kasus menanjak, Udayanti memastikan hingga saat ini nihil laporan korban meninggal dunia.

Namun, ia mewanti-wanti masyarakat tetap waspadas. Pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta penguatan imunitas menjadi harga mati.

”Cuaca lagi ekstrem, musim penghujan. Tolong jaga kesehatan, minimal untuk diri sendiri dan keluarga. Makan dengan gizi seimbang itu wajib agar imunitas tidak jebol,” tegasnya.

Dinkes juga menginstruksikan seluruh puskesmas untuk menjadi motor penggerak gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara masif.

Baca Juga: Hubungkan Jati–Hadiluwih, Kapolres Sragen Letakkan Batu Pertama Pembangunan Jembatan

Menurutnya, langkah paling efektif bukan sekadar fogging, melainkan memutus rantai kehidupan jentik di bak mandi maupun barang bekas. (din/adi)

 

Editor : Adi Pras
#PSN #phbs #sragen #demam berdarah dengue #sumberlawang #DBD #Kalijambe