Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Terungkap, Motif Ayah di Gesi Sragen Aniaya Anak karena Terjerat Taruhan Online dan Gengsi

Ahmad Khairudin • Selasa, 3 Maret 2026 | 15:15 WIB

Barang bukti kasus kekerasan ayah terhadap anak kandungnya di Kecamatan Gesi, Sragen ditunjukkan Polres Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Barang bukti kasus kekerasan ayah terhadap anak kandungnya di Kecamatan Gesi, Sragen ditunjukkan Polres Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Polres Sragen masih memproses kasus kekerasan ayah terhadap anak balita di Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, beberapa waktu lalu.

Alih-alih menjadi pelindung, seorang ayah kandung inisial P ini justru tega menganiaya darah dagingnya sendiri.

Motifnya pun mencengangkan, diduga demi menjaga gengsi dan gaya hidup mewah di tengah impitan ekonomi.

​Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Catur Agus Yudo Praseno mengungkapkan, berdasarkan pendalaman sementara, pelaku terobsesi ingin terlihat sebagai sosok yang mapan secara ekonomi.

Padahal, kenyataannya berbanding terbalik. Pelaku diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap.

”Pelaku ini ingin bergaya hidup sebagaimana layaknya orang mapan. Meskipun tidak bekerja tetap, dia memiliki mobil yang tentu butuh biaya perawatan dan BBM yang tidak sedikit,” ujar AKP Catur, Selasa (3/3/2026).

​Ironisnya, kemewahan semu itu didapat dari keringat anaknya sendiri. Pelaku selama ini mengandalkan kiriman uang dari istrinya dan anak pertamanya dari istri pertama yang bekerja sebagai tenaga kerja di luar negeri.

Tak hanya soal gengsi, penyidik juga mencium adanya indikasi keterlibatan pelaku dalam jerat perjudian daring.

”Kami masih mendalami motif lain, termasuk kemungkinan pelaku bermain judi slot,” tegasnya.

Barang bukti diamankan mulai dari pakaian korban, satu unit mobil, hingga sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk mengancam atau menganiaya korban.

​Hingga saat ini, tujuh orang saksi diperiksa untuk melengkapi berkas perkara. Polisi juga berencana melibatkan saksi ahli guna memperkuat pembuktian di persidangan nanti.

Baca Juga: Perjalanan Terakhir Hertati Wahyuningsih: Keikhlasan di Balik Senyum Cerah Sang Istri Ketua DPRD Sragen

Akibat tindakan kejinya, sang ayah kini harus menukar obsesi gaya hidupnya dengan dinginnya sel tahanan. Ia terancam hukuman penjara selama 5 tahun. (din/adi)

 

Editor : Adi Pras
#GESI #sragen #polres sragen #judi slot