Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Jalan Desa Cangkol Mulus Karena Program TMMD, Jadi Kado Manis Perpisahan Dandim Sukoharjo

Iwan Kawul • Jumat, 7 November 2025 | 00:58 WIB

 

Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025.
Penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025.

RADARSOLO.COM – Suasana haru bercampur semangat membara menyelimuti lapangan Desa Cangkol, Kecamatan Mojolaban, Kamis (6/11). Seiring ditutupnya program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2025. Tak hanya itu, ini juga menjadi momentum perpisahan bagi Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Supri Siswanto yang akan pindah tugas.

Dengan suara bergetar, Supri berpamitan di hadapan jajaran forkompimda dan masyarakat yang hadir.

“Izinkan saya mohon pamit untuk mengemban tugas baru. Mohon maaf apabila selama bertugas ada tutur kata dan perilaku yang kurang berkenan,” ucapnya.

Momen mengharukan itu kemudian berubah menjadi penuh semangat, ketika Supri mengajak semua hadirin meneriakkan yel-yel kebanggaan daerah.

“Sukoharjo Juara!” serunya lantang.

Dalam sekejap, lapangan upacara bergemuruh oleh teriakan serempak dari seluruh peserta. Tak terkecuali Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati (Wabup) Eko Sapto Purnomo.

Gelora kebersamaan ini cerminan semangat TMMD yang telah berjalan 30 hari, sejak dibuka 8 Oktober lalu. Sasaran fisiknya, yakni betonisasi jalan di Dusun Sambirejo dan Jetak, pembangunan talut sepanjang 437 meter, hingga pembuatan gorong-gorong di titik strategis.

Kemudian kegiatan nonfisiknya, berupa penyuluhan, pelayanan kesehatan, dan edukasi kepada masyarakat. Penutupan TMMD ditandai penandatanganan naskah antara dandim dan bupati.

“Seluruh sasaran fisik dan nonfisik TMMD di Desa Cangkol telah rampung 100 persen,” tegas Supri.

Bupati Etik dalam sambutannya mengapresiasi dedikasi dan kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, TMMD bukti nyata semangat gotong royong dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa.

“Pembangunan yang dilakukan bukan hanya membenahi infrastruktur, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan dan cinta tanah air,” kata Etik.

Bagi warga Cangkol, TMMD bukan sekadar program pembangunan. Namun juga ruang kebersamaan yang menyatukan TNI dengan warga dalam kerja nyata.

Setiap tumpukan semen, setiap talut yang berdiri kukuh, dan setiap jalan yang kini mulus dilalui, semuanya menjadi simbol persaudaraan dan semangat juang yang tak lekang oleh waktu.

Sementara itu, TMMD Sengkuyung Tahap IV ditutup dengan pesan kuat. Bahwa pembangunan bukan sekadar fisik, tetapi tentang hati yang bersatu demi kemajuan desa dan kejayaan negeri. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#tmmd tahap iv 2025 sukoharjo #tmmd desa cangkol mojolaban sukoharjo #TMMD Sukoharjo