Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pintu Irigasi Colo Timur Dan Barat Ditutup 18-19 November 2025, Warga Panen Ikan

Iwan Kawul • Selasa, 18 November 2025 | 15:43 WIB
Warga mencari ikan di pintu irigasi saluran induk Colo Timur dan Colo Barat pada Selasa (18/11).
Warga mencari ikan di pintu irigasi saluran induk Colo Timur dan Colo Barat pada Selasa (18/11).

RADARSOLO.COM – Perusahaan Umum (Perum) Jasa Tirta I menutup pintu irigasi saluran induk Colo Timur dan Colo Barat pada Selasa (18/11). Penutupan dilakukan untuk mendukung pemasangan rubber seal pada pintu scouring Bendung Colo, hasil koordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Tim IP3A Irigasi Colo Barat, dan IP3A Colo Timur.

Dalam surat tertanggal 15 November 2025, Kepala Divisi Jasa ASA Wilayah Sungai Bengawan Solo Perum Jasa Tirta I, Astria Nugrahany menjelaskan,  penutupan pintu irigasi berlangsung mulai 18 November 2025 pukul 06.00 WIB hingga 19 November 2025, dan akan dibuka kembali pada 20 November 2025 pukul 06.00 WIB.

Astria mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Bendung Colo agar meningkatkan kewaspadaan selama proses pekerjaan berlangsung.

"Kami sangat mengharapkan dukungan seluruh pihak untuk memastikan kegiatan penutupan saluran irigasi ini berjalan aman dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya koordinasi dari kecamatan, koramil, kepolisian, serta jajaran SAR Kabupaten Sukoharjo untuk menjaga keamanan dan mencegah potensi risiko di lokasi pekerjaan.

Namun di balik kegiatan teknis itu, penutupan pintu irigasi juga membawa suasana berbeda bagi warga sekitar.

Kepala Desa Pengkol, Kecamatan Nguter, Sugiyo, mengatakan bahwa momen seperti ini sudah menjadi tradisi tahunan bagi warga untuk turun ke sungai mencari ikan.

“Banyak warga berbondong-bondong datang, bahkan dari berbagai daerah. Bagi masyarakat Desa Pengkol yang tinggal dekat Bendung Colo, ini menjadi berkah tersendiri,” ujarnya.

Sugiyo bahkan ikut turun ke sungai bersama warga. Ia mengaku mendapatkan tiga karung ikan berbagai jenis, mulai dari ikan sogo, tawes, hingga jenis ikan lain yang terbawa arus saat pintu irigasi ditutup.

Suasana kemeriahan warga mencari ikan ini berlangsung bersamaan dengan pekerjaan teknis di Bendung Colo, namun tetap dalam pengawasan agar aktivitas masyarakat tidak mengganggu keselamatan maupun proses pemasangan rubber seal.

Perum Jasa Tirta I berharap pekerjaan dapat selesai tepat waktu sehingga suplai air irigasi kembali normal tanpa hambatan. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#bbwsbs #Dam Colo Ditutup