Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Lepas Penat di Bendungan Candi Muncar, Bebas Bermain Ikan Penuh Warna

Damianus Bram • Minggu, 19 September 2021 | 20:00 WIB
SEJUK: Bendungan Candi Muncar masih dikelilingi perbukitan yang alami. Dijamin bakal bikin wisatawan fresh kembali. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
SEJUK: Bendungan Candi Muncar masih dikelilingi perbukitan yang alami. Dijamin bakal bikin wisatawan fresh kembali. (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
RADARSOLO.ID - Bendungan Candi Muncar di Desa Bubakan, Kecamatan Girimarto, Wonogiri bakal menjadi pengusir penat. Di lokasi itu, pengunjung bisa menikmati pemandangan alam, berswafoto bahkan memberi makan ikan warna-warni.

Bendungan Candi Muncar berjarak sekitar 31 kilometer dari Alun-alun Giri Krida Bakti Wonogiri. Traveler bisa menempuh perjalanan sekitar satu jam untuk sampai di telaga itu.

Namun traveler tak perlu khawatir menempuh jarak jauh karena bakal disuguhi pemandangan alam yang cantik. Di samping jalan, sawah bakal memanjakan mata. Eits, tetap fokus ketika berkendara, karena jalurnya naik turun. Apalagi ketika akan mendekati area bendungan, jalanan lebih sempit serta banyak tanjakan yang memaksa kendaraan bekerja lebih keras.

Perjalanan panjang bakal terbayar lunas setiba di lokasi. Bendungan ini berada di lereng Lawu bagian selatan. Daerah tersebut dinamakan kawasan Candi Muncar sejak dahulu. Menurut keterangan warga setempat, ada Candi Petilasan di atas area parkir.

Bendungan teresbut dibangun pada 1975 lalu. Namun, longsor menutup area itu bertahun-tahun silam hingga akhirnya digali lagi pada 2016 lalu. Juru kunci setempat menyebutnya Wadukan Candi Muncar.

Bendungan itu saat ini memiliki kedalaman bervariasi, dari 1 hingga 6 meter. Beragam ikan pun ada di sana. Mulai dari nila, patin hingga ikan koi yang berenang bebas. Warna ikan-ikan itu juga beragam. So, traveler juga bisa memberi makan ikan tersebut. Atau sekadar mencelupkan kaki ke bendungan untuk relaksasi.

Beberapa gethek juga terpancang di pinggir sungai dan bisa dijadikan tempat berswafoto. Namun hati-hati ya, jangan sampai tergelincir. Tebing dengan pepohonan hijau menjadi latar belakang area bendungan.

Sejumlah kursi pun ada di area sekitar bendungan. Pengunjung bisa bersantai menikmati pemandangan. Terlebih hawa sejuk ditambah suara gemericik air bakal bikin betah berlama-lama bersantai melepas penat setelah melalui hari-hari yang melelahkan.

Juru kunci kawasan Candi Muncar Narno mengatakan, air yang menggenangi bendungan berasal dari sejumlah mata air. Menurut dia, ada beberapa pantangan yang dilakukan di area itu. Misalnya berbuat atau berkata yang tidak senonoh.

”Pantangan lain di area sini membawa minuman beralkohol, utamanya arak dan ciu,” kata Sarno.

Kebersihan pun tetap harus dijaga, jangan membuang sampah sembarangan. Sejumlah tempat sampah juga sudah disiapkan di sana. Sehingga memudahkan pengunjung membuang sampah. Apakah boleh berenang di bendungan? Sarno menuturkan pengunjung dilarang untuk berenang di bendungan tersebut. Lantaran kedalaman mencapai 6 meter. (al/adi/dam) Editor : Damianus Bram
#Wisata Bendungan Candi Muncar di Desa Bubakan #Kawasan Candi Muncar #Bendungan Candi Muncar #Wisata di Wonogiri