Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bantu Atasi Kekeringan, Wonogiri Terima Bantuan Rp 1,97 Miliar

Iwan Adi Luhung
Penulis: Iwan Adi Luhung❯
Bantu Atasi Kekeringan, Wonogiri Terima Bantuan Rp 1,97 Miliar
Bantu Atasi Kekeringan, Wonogiri Terima Bantuan Rp 1,97 Miliar

Advertisement

RADARSOLO.COM - Pemkab Wonogiri menerima bantuan senilai Rp 1,97 miliar dari PT Bank Jateng melalui Program Pengentasan Kemiskinan dan Kebencanaan (PPKK) dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian RI.

Bupati Wonogiri Setyo Sukarno mengatakan bantuan tersebut diharapkan membantu mengatasi dampak kekeringan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian.

"Penyediaan sambungan air bersih dan air untuk irigasi pertanian merupakan bentuk penanggulangan bencana kekeringan yang kita rasakan dampaknya saat sekarang ini," ujar Setyo.

Advertisement

Bantuan meliputi delapan unit sarana air bersih senilai Rp 320 juta, satu jembatan Rp 300 juta, delapan sumur bor pertanian Rp 320 juta, irigasi perpipaan Rp 100 juta, 10 mesin pompa Rp 185 juta, serta 25 traktor roda dua senilai Rp 787,5 juta.

Bantuan dialokasikan untuk sejumlah wilayah, termasuk Baturetno, Girimarto, Eromoko, dan Wuryantoro.

Pembangunan jembatan ditujukan memperlancar akses dari Dusun Dampit menuju Dusun Ngepoh, Desa Sumberharjo, Kecamatan Eromoko.

Advertisement

Pemkab Wonogiri juga melanjutkan program seribu sumur bor. Pada 2025, sebanyak 108 sumur dibangun dengan anggaran Rp 7,02 miliar. Pada 2026, ditargetkan 339 sumur dengan anggaran Rp 24,069 miliar. Hingga kini, 230 sumur dilaporkan telah terbangun.

"Harapan kami, ketersediaan air dan sarana pertanian mampu meningkatkan produksi padi serta mendukung swasembada pangan berkelanjutan," pungkas Setyo. (al)

Advertisement

Artikel Terkait

Bank Jateng Resmikan KCP UNS dan UNS Smart Hub, Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Ekonomi Solo

Bank Jateng Resmikan KCP UNS dan UNS Smart Hub, Perkuat Ekosistem Pendidikan dan Ekonomi Solo

Bank Jateng resmikan KCP UNS dan Smart Hub di Solo untuk memperkuat kolaborasi pendidikan, layanan publik, dan ekonomi masyarakat.

Status Tanggap Darurat Kekeringan Wonogiri Diperpanjang hingga 10 November

Status Tanggap Darurat Kekeringan Wonogiri Diperpanjang hingga 10 November

Intensitas dan frekuensi hujan di Wonogiri belum cukup untuk memulihkan sumber air yang mengering selama musim kemarau.

Lestarikan Budaya, Pemkab Wonogiri Gelar Lomba Karawitan Pelajar

Lestarikan Budaya, Pemkab Wonogiri Gelar Lomba Karawitan Pelajar

Kegiatan ini dinilai dapat membentuk karakter siswa, menumbuhkan rasa kebersamaan, serta membiasakan mereka bersikap sopan dan menghargai orang lain.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer