Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Tak Punya HP, Lansia Tak Bisa Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi

Damianus Bram • Selasa, 7 September 2021 | 14:15 WIB
UJI COBA: Petugas memberikan petunjuk kepada penumpang sebelum memindai barcode aplikasi PeduliLindungi di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Senin (6/9). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
UJI COBA: Petugas memberikan petunjuk kepada penumpang sebelum memindai barcode aplikasi PeduliLindungi di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri, Senin (6/9). (IWAN ADI LUHUNG/RADAR SOLO)
WONOGIRI Uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi dilaksanakan di Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri. Hasil evaluasinya, ditemukan sejumlah kendala.

Secara nasional, skrining awal program vaksinasi lewat aplikasi tersebut baru terlaksana di 31 terminal. Di Jateng dan DIJ, ada tujuh terminal. Termasuk Terminal Giri Adipura.

Pantauan Jawa Pos Radar Solo, sebelum masuk terminal keberangkatan, calon penumpang harus memindai barcode. Mereka yang sudah tervaksin, otomatis datanya muncul dan bisa melanjutkan perjalananan.

Di masa tahap uji coba PeduliLindungi, pengelola Terminal Giri Adipura tidak mengharuskan calon penumpang memindai barcode. Sebab, jika itu diberlakukan, dikhawatirkan mereka memilih mencegat bus di luar terminal.

"Ini (aplikasi PeduliLindungi) untuk memantau bahwa penumpang sudah divaksin dan merupakan kebijakan Kementerian Perhubungan. Kami hanya ditunjuk sebagai sampel," ungkap Koordinator Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri Agus Hasto Purwanto, Senin (6/9).

Sejumlah kendala ditemui dalam uji coba PeduliLindungi di Terminal Giri Adipura. Di antaranya, tidak sedikit penumpang yang sudah berusia tua dan kurang memahami teknologi. Mereka sudah divaksin dan dapat menunjukkan bukti vaksin. Namun, tidak bisa memindai barcode karena tidak memiliki smartphone.

Ada pula penumpang yang belum divaksin, tapi dapat menunjukkan surat negatif korona yang masih berlaku. "Lalu juga kendala jaringan. Kadang bisa login ke aplikasi, kadang juga sulit login," terangnya.

Agus menyadari, masih banyak warga Kota Sukses yang belum divaksin, mengingat keterbatasan kuota vaksin dari pusat. Sebab itu, pihaknya melalukan sampling untuk pengecekan aplikasi PeduliLindungi.

"Sementara kami uji cobakan dulu ke penumpang keberangkatan. Untuk yang kedatangan belum," ujar dia.

Jika para penumpang diwajibkan memindai barcode dan menunjukkan kartu vaksin, imbuh Agus, kemungkinan mereka enggan naik bus dari terminal.

Apalagi, merujuk catatan terminal setempat, hanya 20 persen penumpang naik bus dari terminal. Sisanya mengakses dari agen-agen bus di daerah. “Ketika sudah di dalam bus, petugas tak mungkin melakukan pengecekan satu per satu penumpang,” ucapnya.

Fenomena di lapangan tersebut telah dilaporkan kepada Kementerian Perhubungan untuk mendapatkan solusinya. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram
#Lansia Tak Bisa Scan Barcode Aplikasi PeduliLindungi #Aplikasi PeduliLindungi #Terminal Tipe A Giri Adipura Wonogiri #Uji Coba Aplikasi PeduliLindungi di Terminal